Bondowoso, Memox.co.id – Panitia Seleksi (Pansel) terus bekerja keras menjalankan tahapan Seleksi Terbuka (Open Bidding) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso.
Hari ini sampai tanggal 15 Juni merupakan tahap ahir dari seluruh proses Open Bidding yang paling menentukan. Yang beruntung akan menjadi Kepala salah satu dari 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Selama 13 hari ini, peserta Open Bidding harus betul-betul menunjukkan kemampuannya dihadapan Pansel. Karena yang akan diajukan pada Bupati Drs. KH. Salwa Arifin, hanya 3 nama dari masing-masing OPD.
Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah, Soekaryo, SH, MH pada Memo X kemarin ketika dikonfirmasi tahapan Open Bidding yang digelar Pemkab Bondowoso.
“Seluruh peserta Open Bidding mempunyai kesempatan yang sama untuk menduduki Kepala OPD sesuai kompetensinya. Karena peminatnya banyak dan hanya yang dibutuhkan 1, maka kita seleksi,” kata Karyo, sapaannya.
Seleksinya, kata Penjabat kelahiran Sumenep Madura ini, cukup ketat. Mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi bidang, uji kompetensi sosiokultura, dan asesmen.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Tim Pansel, Wawan Setiawan, SH, MH mengatakan, seluruh peserta ikut tes wawancara. Khusus jabatan kepala Inspektorat akan di tes oleh Inspektur dari Pemprov Jatim.
“Pengujinya melibatkan akademisi. Dalam tes wawancara ahir akan dipilih 3 nama. Dari tiga nama menjadi hak prerogatif Bupati untuk memilih satu nama menjadi kepala OPD,” tambahnya.
14 jabatan kepala OPD yang diopen bidding adalah Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Inspektorat, Kepala BKD, Kepala Dinsos, Kepala Diskominfo, Kepala BPBD, Kepala Disdikbud, Kepala Disperkim, Kepala Dispertan, Kepala Disparpora. Kepala Bapenda, Kepala Satpol PP, dan Direktur RSUD dr Koesnadi. Sebanyak 92 peserta mengikuti open bidding untuk bersaing menduduki krusi 14 jabatan eselon II tersebut. (sam/mzm)
