Indeks

Dukung Koridor Selatan 2045, FPN Bersama Yayasan MEKAR Matangkan Persiapan Penghijauan 1 Juta Bibit

Dukung Koridor Selatan 2045, FPN Bersama Yayasan MEKAR Matangkan Penghijauan 1 Juta Bibit
Program Penghijauan 1 Juta Bibit untuk dukung Koridor Selatan 2045. (ist)

MEMOX.CO.ID – Formasy Praja Nusantara (FPN) bersama Yayasan Mekar Mitra Indonesia (MEKAR) menggelar pertemuan strategis guna mematangkan pelaksanaan Program 1 Juta Bibit Banyuwangi–Pacitan yang dijadwalkan mulai berjalan pada November 2026. Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Umum FPN Dodik Purwoko, SP dan dihadiri Pembina Yayasan Mekar Mitra Indonesia, Sudarmanto, beserta Ketua Yayasan Sumhaji,S.Sos beserta jajaran tim kedua lembaga,Rabu (5/8/2026).

Pertemuan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang menjadi landasan pelaksanaan program penghijauan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di sepanjang kawasan selatan Jawa Timur.

Ketua Umum FPN Dodik Purwoko, SP (tengah) bersama Pembina Yayasan Mekar Mitra Indonesia, Sudarmanto, beserta Ketua Yayasan Sumhaji,S.Sos. (ist)

Ketua Umum FPN Dodik Purwoko menyampaikan, pertemuan tersebut untuk menyusun strategi pelaksanaan Program 1 Juta Bibit Banyuwangi–Pacitan, sebuah gerakan kolaboratif yang menggabungkan rehabilitasi lingkungan, konservasi sumber daya alam, serta pengembangan ekonomi berbasis komoditas lokal.

“Jadi program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan penghijauan, tetapi juga sebagai model social enterprise, yaitu kegiatan yang mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat dan keberlanjutan organisasi,” jelasnya.

Diketahui,  Formasy Praja Nusantara selama ini aktif membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam program konservasi sumber daya air, rehabilitasi kawasan hutan, serta penguatan ekonomi hijau di Jawa Timur. FPN juga telah menjalin kerja sama dengan Perum Perhutani dalam program pelestarian kawasan tangkapan air (catchment area).

Program ini atas  inisiasi  Asep Kusdinar Kepala Bakorwil 3 Malang bersama Ketua Umum ormas FPN. Program dijadwalkan mulai dilaksanakan pada November 2026.

“Sedangkan tahapan persiapan, pemetaan potensi, penyusunan kerja sama, dan koordinasi lintas instansi dilakukan sudah berjalan,” tambahnya.

Program akan dilaksanakan di sepanjang wilayah selatan Jawa Timur mulai dari Bnyuwangi – Jember – Lumajang – Malang Selatan – Blitar – Tulungagung – Trenggalek – Pacitan. Untuk lauching, lanjut Dodik, nantinya akan dilaksanakan di Malang Selatan. (*/hum/syn)

Exit mobile version