Indeks

Dua LSM di Bondowoso Berkolaborasi Bongkar Tender Abal-abal

Dua LSM di Bondowoso Berkolaborasi Bongkar Tender Abal-abal
Erfan Lelor dan Ahroji. (sam)

Bondowoso, Memox.co.id – Efek Pemandangan Umum Fraksi-fraksi dalam Rapat Paripurna sangat dahsyat. Buktinya dua LSM, Laskar Bintang Sakera dan LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) melakukan kolaborasi membongkar tender abal-abal di Bondowoso.

Dua pentolan LSM, Erfan Lolor dan Ahroji melakukan pertemuan seius di salah satu warung Jalan Santawi Kelurahan Tamanan Kecamatan Bondowoso. Keduanya akan melakukan simbiosis mutualisme, agar penegak hukum tidak masuk angin.

“Saya sudah melaporkan tender proyek senilai Rp 13 M lebih milik RSD dr. H. Koesnadi Bondowoso pada Kejari. Saya akan terus memantaunya,” kata Ahroji, Bupati LSM LIRA kepada Memo X.

Ditempat yang sama, Erfan Lelor mengatakan, sebelumnya kasus tender dilaporkan pada Komisi Pengawas Perasingan Usaha (KPPU) RI Kantor Wilayah IV yang meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, NTB dan NTT.

“Sekarang saya sudah menemukan partner yang serius, LSM LIRA. Maka laporan tersebut saya alihkan ke Kejari. Nanti yang melaporkan LSM LIRA,” kata Erfan kepada Memo X kemarin.

Ada 7 paket yang diduga dilakukan tidak transparan. Yaitu, Pengadaan Gedung Kantor (DAK) Penugasan Rehab Sumber Wringin senilai Rp 2M TA 2020. Kode tender 3620472.

Pengadaan Pembangunan Gedung Kantor (PPGK), DAK, Dasar, Pembangunan PSC. Dianggarkan Rp 950 Juta. PPGK, DAK, Dasar, Rehab Labkesda sebesar Rp 1.277.000.000,00. Seluruh proyek pelaksana tendernya LPSE.

Dan, lanjutnya, masih banyak lagi. Modus yang dijalankan, listrik mati selama seminggu. Setelah nyala, ternyata sudah ada pemenangnya. Harusnya, kalau listrik mati, proses tender dihentikan.

“Atau, karena ini urgen, mati lampunya jangan pakai lama. Cukup sehari saja. Seluruh bukti permulaan ada, tinggal ada goodwill dari Kejaksaan,” pungkas Erfan. (sam/mzm)

Exit mobile version