Indeks

Dorong Produktivitas Pertanian, Pemkab Bondowoso Distribusikan Bantuan Alsintan

Dorong Produktivitas Pertanian, Pemkab Bondowoso Distribusikan Bantuan Alsintan
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, di dampingi Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso, Mulyadi, saat menyerahkan bantuan alsintan kepada 68 kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian Bondowoso. (foto:Arif/memox)

MEMOX.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan ekonomi rakyat. Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 68 kelompok tani di wilayah Bondowoso, di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Senin (20/10/2025).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, menyampaikan bahwa bantuan alat ini diharapkan dapat mempercepat proses produksi pertanian, baik dalam tahap budidaya maupun pascapanen. Hal ini dinilai sangat penting dalam mendukung program nasional swasembada pangan tahun 2025.

“Kami telah menyampaikan kepada seluruh penerima bantuan bahwa alat ini merupakan bantuan murni dari Pemerintah Daerah melalui Bupati Bondowoso. Tidak ada pungutan, tidak ada embel-embel apapun. Semuanya harus diterima 100 persen sebagai hak petani,” ucap Mulyadi.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan uji coba atau running test terhadap seluruh mesin pertanian sebelum disalurkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh alat berfungsi dengan baik dan siap digunakan di lapangan.

Mulyadi juga berpesan kepada para penerima agar bantuan tersebut digunakan secara optimal dan dirawat dengan baik. Jika terjadi kerusakan ringan, diharapkan para petani dapat melakukan perbaikan secara mandiri.

“Yang terpenting, alat ini tidak boleh dipindahtangankan atau diperjualbelikan dalam bentuk apapun karena ini adalah bantuan resmi yang bersumber dari APBD,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, dalam sambutannya menegaskan pentingnya modernisasi pertanian sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi berbasis agraria di Bondowoso.

“Kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam rangka mendukung sektor pertanian, khususnya dalam mempercepat modernisasi pertanian. Pemerintah berkomitmen agar petani mulai memanfaatkan teknologi tepat guna untuk mendukung kegiatan usahatani,” ujar Bupati Bondowoso.

Hamid menyebut ada tujuh jenis alat dan mesin pertanian yang diberikan meliputi pompa air, cultivator, handsprayer, sepeda motor roda tiga, mesin perajang, genset kecil, dan pulper. Diharapkan alat-alat ini mampu meningkatkan efisiensi kerja petani sekaligus mendongkrak produktivitas serta kesejahteraan mereka.

“Kami ingin memastikan bahwa petani tidak hanya memiliki modal kerja, namun juga akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan pendampingan yang dibutuhkan untuk meningkatkan hasil pertanian,” lanjutnya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Bondowoso, sehingga perhatian terhadap akses sarana dan prasarana pertanian menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan program ini, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), para penyuluh pertanian, hingga aparat di tingkat kecamatan dan desa.

“Mari kita jaga dan kawal bersama keberlangsungan program ini, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh petani secara luas dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui program ini, pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah, memperkuat daya saing produk pertanian lokal, serta menjadikan sektor pertanian sebagai motor penggerak utama dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’I, Sekretaris Daerah, Fathur Rozi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se-Kabupaten Bondowoso, dan sejumlah perwakilan kelompok tani penerima bantuan.(rif/syn)

Exit mobile version