Diskop UKM Pamekasan Gelar Pelatihan Digitalisasi Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi

Sejumlah peserta mengikuti pelatihan digitalisasi, di Aula PKPRI Pamekasan, Selasa (23/08/22). (Memo X/Udi)

Pamekasan, Memox.co.id – Dinas Koperasi (Diskop) Usaha kecil dan menengah (UKM) Kabupaten Pamekasan kembali menggelar pelatihan digitalisasi penyusunan laporan keuangan koperasi di gedung PKPRI Pamekasan, Selasa (23/08/22). Pelatihan tersebut diikuti 40 peserta.

Adanya pelatihan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas pelaku koperasi dan UKM. Sehingga, kualitas SDM bisa meningkat dan berdaya saing dengan mengikuti arus keadaan zaman yang serba digital.

Acara yang dananya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Non Fisik peningkatan kapasitas koperasi dan UKM (PK2UKM) Kementrian RI itu bertujuan untuk memberikan pelayanan fasilitas peningkatan pengetahuan bagi SDM Koperasi dan UKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan Muttaqin S. Sos. M.Si Melalui Kabid Perbedayaan Koperasi Dra. Helda Yusita. M. Psi, menyampaikan hakekat pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Diskop Pamekasan bertujuan untuk terus mengasah dan menyesuaikan dengan apa yang di cita-citakan peserta pelatihan UKM. Dengan sering melakukan pelatihan dengan berbagai materi-materi berbeda, para peserta dapat memilih sesuai apa yang di inginkan.

Disamping itu, pelatihan digitalisasi penyusunan keuangan koperasi di harapkan dapat mempermudah para pelaku usaha dalam memberikan laporan keuangan, baik keuangan yang masuk ataupun keluar. Dengan begitu, peserta dapat mengikuti perkembangan zaman dengan digital yang tentunya sudah mempermudah dalam segala hal.

“Sebenarnya kalau dari kemaren palatihan nya sudah bermacam-macam baik cara pengelolaan kue, cara pengemasan dan yang lainnya. Tapi untuk saat ini kami lakukan pelatihan laporan keuangan melalui digital. Diharapkan para peserta mudah dalam mencatat keuangan yang mereka kelola,” ungkap Helda.

Helda menegaskan, Dinas Koperasi dan UMKM Pamekasan telah menyediakan para pendamping dan pembimbing di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan. Pendamping dan pembimbing itu telah berjalan lama.

Salah satu pemateri yang di hadirkan dari Instansi LDP Jaya Edukasi Abd. Ghoni, SE.Ak. mengatakan adanya pelatihan digitalisasi diharapkan dapat dimanfaatkan menjadi media untuk mencatat transaksi pengeluaran uang (dana keluar) dari kas dan bank yang berupa pembayaran. Meskipun Dengan menggunakan aplikasi sederhana, sehingga staf keuangan dapat menyajikan laporan keuangan organisasi secara real time.

“Harapan besar saya dalam pelatihan digitalisasi ini meskipun menggunakan aplikasi sederhana, para pelaku bisnis ini dapat mempermudah dalam pencatatan keuangan, baik keuangan yang masuk maupun keluar, sehingga staf keuangan dapat menunjukkan laporan secara real time,” terangnya. (Udi/Srd)