Sosialisasi Aplikasi Jogo Malang Presisi kepada Maba UIN Malang
Kota Malang,Memox.co.id-Sebanyak 3.862 mahasiswa baru (Maba) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang) dikenalkan aplikasi Jogo Malang Presisi oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto (Buher) dalam acara pemberian wawasan kebangsaan (Wasbang),bertempat di Gedung Spot Center, Selasa (23/08/2022).
Dihadapan kurang lebih 3862 Maba UIN Malang. Kegiatan pemberian Wasbang dan pengenalan aplikasi Jogo Malang Presisi oleh Kombes Pol Buher merupakan rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2022 yang digelar UIN Malang.

Sebagai pemateri Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Buher pada kesempatan mengajak seluruh Maba UIN Malang untuk bisa menjadikan Kota Malang senantiasa kondusif. Melihat Kota Malang merupakan miniatur Indonesia yang didalamnya memiliki keberagaman mulai dari keberagaman suku, keberagaman agama, keberagaman ras, dan juga keberagaman anggota golongan.
Pada intinya apa yang saya sampaikan orang nomor satu di jajaran Kepolisian Polresta Malang Kota ini, jadilah mahasiswa yang baik tidak hanya sebagai warga negara yang baik yakni dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan dengan menganut paham toleransi. Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif.

“Keberagaman yang ada telah menjadi simbol persatuan dan dikemas dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu, kita harus menjaganya agar NKRI tetap utuh dan harmonis,” ungkapnya.
Dirinya juga mensosialisasikan memanfaatkan aplikasi Jogo Malang Presisi yang memiliki fitur lengkap mulai dari aneka layanan Kepolisian, pelayanan pariwisata, layanan pengaduan dan informasi umum lainnya.

Aplikasi Jogo Malang Presisi merupakan pusat segala solusi bagi masyarakat yang telah terintegrasi dan kolaborasi antara pemerintah Kota Malang dengan Polresta Malang Kota serta instansi terkait untuk bersama-sama membantu program kerja pemerintah dalam hal pelayanan.
“Aplikasi ini sengaja diciptakan untuk memberikan banyak manfaat bagi masyarakat akan pelayanan yang diberikan dapat lebih praktis, cepat, tepat, dan mudah dijangkau karena dapat diakses secara gratis secara 24 jam,” terangnya.(fik)






