Indeks

Di Lapas Malang Kebanyakan Narapidana Kasus Narkoba yang Sering Keluar Masuk Lapas

MEMOX.CO.ID Di Lapas Kelas 1 Malang mencatat kebanyakan narapidana kasus narkoba tertangkap lagi setelah bebas karena ketergantungan fisik dan mental belum disembuhkan termasuk narapidana kasus pencucian, Senin (17/08/26).

Pernyataan tersebut disampaikan salah satu petugas Lapas Malang saat Memox.co.id mengkonfirmasi sehubungan pembebasan 17 narapidana di HUT ke-81 RI yang digelar di Lapas Kelas 1 Malang.

Dirinya mengatakan kalau kebanyakan narapidana kasus narkoba dan kasus pencurian yang kembali lagi ke Lapas Kelas 1 Malang kurang lebih satu tahun setelah bebas.

Termasuk narapidana kasus pencurian tidak hanya kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor),”ujar singkat.

Dari kenyataan ini bisa disimpulkan kalau lingkungan sosial yang buruk bisa menimbulkan narapidana yang telah bebas kembali melakukan perbuatan melawan hukum yang sama.

Khusus kepada para narapidana kasus narkoba, penjara sering kali hanya menghukum tanpa memulihkan, bahkan membuat mereka kenal jaringan lebih luas.

Penyebab utama para narapidana kasus narkoba kembali melakukan perbuatan yang sama memiliki jaringan baru di Lapas.

Ditambah kondisi Lapas yang padat membuat napi rentan belajar ilmu kejahatan atau koneksi baru dari sesama tahanan.

Stigma sosial juga bisa menjadikan pemicu mantan narapidana kasus narkoba kembali ke Lapas setelah bertemu kembali teman lama yang memakai narkoba memicu mereka pakai lagi.

Perlu diketahui untuk Lapas Malang Kelas 1 Malang pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI telah memberikan remisi kepada 1.752 narapidana sedangkan bagi narapidana yang langsung pulang sebanyak 17 orang narapidana. (fik).

Exit mobile version