Kota Malang,Memox.co.id -Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin bersama Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, M.M persiapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Malang Raya bertempat di Kantor Bakorwil Jl.Simpang Ijen Kota Malang, Senin (11/05/2020)
Pada rapat tersebut Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, M.M menjelaskan Malang Raya telah menerima mandat dari Gubernur Jatim Kofifah Indar P untuk pelaksanaan PSBB dalam penanganan Pandemi Covid 19
“Hari ini sudah dilaksanakan tahapan-tahapan dengan membuat surat kepada pemerintah pusat melalui gubernur. Seiring dengan itu saya mengundang Forkopimda untuk membahas persiapan-persiapan tersebut,” kata Sekda Prov Jatim Heru T di Kantor .
Sekda Prov Jatim Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M menambahkan, standar operasional prosedur (SOP) kesehatan akan dimaksimalkan di setiap perbatasan kota. Hal itu mengingat masih ada industri yang beroperasi dan mempekerjakan buruh dari luar daerah.
“Selain itu, Heru mengatakan segala ketentuan terkait PSBB akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) secara terperinci. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat Malang Raya bisa berpartisipasi menyukseskan pemberlakuan PSBB di kawasan Malang Raya.
“Transportasi itu kita batasi, tapi nanti karena belum diputuskan apa saja akan disampaikan nanti dalam perwali. Yang tidak boleh sudah jelas, kerumunan dan pembatasan beribadah. Pada intinya kita akan membuat Perwali agar lebih disiplin buat masyarakat,” ucapnya.
Pada kesempatan ini Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin yang mengikuti kegiatan ini juga meminta warga Malang Raya untuk bersiap menghadapi PSBB yang bakal berlangsung di kawasan Malang raya. Danrem meminta warga disiplin menjalankan imbauan pemerintah.
Soal kesiapan pemerintah, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin jug mengatakan berdasarkan rapat Forkopimda, aparat gabungan siap mendukung skema pengamanan di beberapa akses perbatasan Malang Raya. Kami bersama Beberapa Relawan dan kaum akademisi sedang membangun kesadaran kolektif masyarakat dengan cara edukasi dan membentuk Kampung Tangguh
“Dari rapat terbatas kita sudah mendapatkan gambaran dari kepolisian dan TNI. Semua sudah menyampaikan antisipasi di pintu masuk Malang Raya yang cukup banyak,” Kolonel Inf Zainuddin (fik)
