Danis : Petugas Meninggal di TPS Jangan Dipolitisir

Malang,Memox.co.id -Meninggalnya anggota Linmas alm Subagyo yang meninggal dunia saat bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 24 Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang .Dibantah oleh Danis Tri Maharani (28) anak alm, Kamis (16/05/19).

Gadis yang akrab disapa Danis ini berharap agar masyarakat dan pendukung pasangan capres tidak membuat berita-berita hoax yang kurang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, terlebih terkait meninggalnya beberapa petugas penyelenggaraan Pemilu.

PIAGAM : Danis Tri Maharani (kanan) saat menunjukkan Piagam Penghargaan yang diberikan Gubernur Jatim atas kematian bapaknya, sebagai Linmas untuk pengamanan Pemilu 2019, di TPS 24 Desa Ngijo, Kec Karangploso, Kab Malang

“Bapak meninggal dunia, pada 21 April 2019, karena sakit, sebab telah memiliki riwayat penyakit jantung. Dan bapak sendiri saat meninggal dunia di rumah, tidak sempat dibawah ke rumah sakit,” harapnya

Danis juga menegaskan, petugas meninggal di TPS jangan dipolitisir, alm memang memiliki riwayat penyakit jantung. Dan saat serangan jantung yang kedua, barulah ayah meninggal.

“Kematian manusia itu rahasia Ilahi, kita semua tidak mengetahui kapan kita mati,” ujarnya.

Disisi lain, dia mengaku, jika dengan meninggalnya orang tuanya, ia telah menerima Piagam Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) Hj Khofifah Indar Parawangsa, yang diberikan di Kantor Grahadi Surabaya, pada 25 April 2019.

Piagam tersebut diberikan kepada ahli waris, sebagai bentuk penghormatan jasa-jasa seluruh personel Penyelenggara/Petugas Pengamanan Pemilu 2019.

“Selain Piagam Pengharagaan yang diberikan, Gubernur Jatim juga memberikan santunan atas meninggalnya bapak saya, yang sebelumnya sebagai anggota Linmas untuk mengamankan jalannya Pemilu 2019,” pungkasnya. (kik/fik)