Dandim 0818 Bersama Kapolres Malang Pimpin Apel Pengamanan Pilkada 2020

54
0
PIMPIN: Dandim 0818 Letkol Inf Yusub bersama Kapolres Malang AKBP Hendri saat pimpin apel pasukan persiapan pengamanan Pilkada Kabupaten Malang.
PIMPIN: Dandim 0818 Letkol Inf Yusub bersama Kapolres Malang AKBP Hendri saat pimpin apel pasukan persiapan pengamanan Pilkada Kabupaten Malang.

Malang, Memox.co.id– Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra, S.I.P bersama Forpimda Kabupaten Malang laksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Pilkada serantak 2020 yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 khususnya di wilayah Kabupaten Malang, bertempat di halaman stadion Kanjuruan, Selasa (08/12/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Malang AKBP Hendri Umar,S.I.K.MH, serta instansi terkait lainnya yang tergabung dalam pengamanan Pilkada serentak wilayah Kabupaten Malang.

Sebanyak kurang lebih 900 pasukan yang hadir dalam kegiatan apel pengamanan Pilkada serentak ini, yakni terdiri dari 1 SST dari Perwira TNI dan Polri, 1 SSK dari Kodim 0818, 1 SSK Satpol Brimob Kapolda Jatim, 1 SSK Polda Jatim, 1 SSK dari Polres Malang Kota, 1.SSK dari Polres Lumajang, 4 SSK dari Polres Malang.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personil dan kelengkapan sarana dan prasarana sebelum diterjunkan ke setiap TPS ( Tempat Pemungutan Suara).

Seperti yang dikatakan Dandim 0818 Letkol Inf Yusub Dody Sandra, dengan digelarnya apel pasukan ini diharapkan semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal guna mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Malang yang aman.

“Perlu kita cermati bahwa pada pelaksanaan Pilkada terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius dari semua unsur terkait agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat menghambat kelancaran penyelenggaraannya,” kata Dandim 0818.

Ditegaskan olehnya, berbagai potensi kerawanan pada setiap tahapan Pilkada, baik berupa sengketa hasil maupun pelanggaran Pilkada dan tindak pidana umum lainnya, harus dapat dikelola dan ditangani secara profesional dan akuntabel,” tegasnya. (fik)