Indeks
Hukum  

Ciptakan Polri yang Presisi, Polres Malang Gelar Bimtek Latkatpuan Reskrim Tahun 2022

ARAHAN: Kapolres Malang AKBP Ferli saat memberikan arahan di depan seluruh anggota penyidik jajaran Polres Malang.

Malang, Memox.co.id – Polres Malang terus berupaya meningkatkan kemampuan anggota penyidik dengan menggelar Bimtek Latkatpuan Reskrim Tahun 2022 sejalan dengan visi Presisi yang diusung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Selasa (24/05/2022).

Perlu diketahui Presisi merupakan singkatan dari prediktif, responsibilitas, transparasi, dan berkeadilan membuat pelayanan dari kepolisian lebih terintegrasi, modern, mudah, dan cepat.

Apa yang menjadi visi Presisi Kapolri Jenderal Pol Listyo diimplementasikan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dengan menggelar bimbingan teknis pelatihan peningkatan kemampuan tugas Reserse Kriminal bagi anggota penyidik Reskrim Polres dan Polsek jajaran Polres Malang.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Malang AKBP Ferli didampingi Kabag SDM Polres Malang Kompol Ahmad Sueb dan Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi dirangkai dengan penandatanganan MoU dengan Unmer (Universitas Merdeka) Malang di Gedung Sanika Satyawada, Mapolres Malang.

MoU: Kapolres Malang AKBP Ferli bersama Dekan Fakultas Hukum Unmer Dr. H. Setiyono saat penandatanganan MoU yang juga sebagai salah satu narasumber pada kegiatan pelatihan anggota penyidik.

Nampak hadir pula Dekan Fakultas Hukum Universitas Merdeka Malang, Dr. H. Setiyono yang juga sebagai salah satu narasumber pada kegiatan ini serta sebanyak 80 peserta Bimtek Latkatpuan Anggota Penyidik Reskrim Polres dan Polsek jajaran.

Dalam arahannya, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menyampaikan bahwa dalam proses penegakan hukum atau kemampuan di tingkat penegakan hukum merupakan sesuatu hal yang harus terus dilatih dan harus terus diasah.

Sebagai anggota penyidik rekan-rekan pahami dan juga pasti sering menjumpai tafsiran hukum, pendapat hukum, andai banyak orang berpendapat maka tafsirannya bisa sampai berlipat-lipat, namun andai satu orang ahli hukum berbicara maka penjabarannya berfokus dengan jelas dan tepat.

“Karena memang hukum tidak berjalan dalam satu ruang hampa, itu sebabnya kenapa Polri mengusung satu program Presisi yang salah satu mata poin kegiatannya adalah penegakan hukum yang berkeadilan,” jelas AKBP Ferli. (fik)

Exit mobile version