Cegah Kanker Serviks, Dinkes Imunisasi HPV Anak Sekolah

MEMOX.CO.ID – Langkah proaktif mencegah kanker serviks, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, mulai melaksanakan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) bagi anak perempuan sekolah kelas 9 dan usia 15 tahun di Kabupaten Probolinggo.

Imunisasi ini dilakukan sebagai bagian dari program nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/2176/2023 yang mencanangkan Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim di Indonesia.

“Imunisasi HPV bertujuan untuk mencegah infeksi virus HPV yang bisa menyebabkan berbagai jenis kanker pada wanita. Program ini sangat penting, terutama bagi anak perempuan usia remaja yang berada dalam kelompok rentan terhadap virus ini,”ujar Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Nina Kartika, Rabu (15/01/2025).

Nina Kartika mengatakan, vaksin rekombinan yang efektif untuk mencegah kanker leher rahim yang disebabkan oleh infeksi virus HPV tipe 16 dan 18. Selain kanker leher rahim, HPV juga terkait dengan beberapa jenis kanker lainnya seperti kanker vagina, vulva, penis dan anus.

Selain pemberian imunisasi HPV ini tidak hanya ditujukan untuk anak perempuan kelas 9, tetapi juga bagi anak usia 15 tahun yang tidak bersekolah atau putus sekolah.

“Program ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Timur dimulai pada Januari 2025. Pada tahun sebelumnya, imunisasi HPV telah dilakukan bagi anak perempuan kelas 5 dan 6 SD/MI/Sederajat dan kini dilanjutkan pada tingkat SMP/MTS/Sederajat,” tandasnya.

Wilayah Kabupaten Probolinggo, pelaksanaan imunisasi HPV dimulai pada minggu kedua Januari dan akan berlangsung hingga minggu kedua Februari 2025.

Program ini mencakup total 7.772 anak perempuan yang tersebar di seluruh wilayah, baik yang bersekolah maupun yang tidak bersekolah.
Pemberian vaksin akan dilakukan di sekolah-sekolah, puskesmas serta pos-pos imunisasi lainnya yang telah ditentukan oleh masing-masing wilayah Puskesmas.

“Jumlah sasaran imunisasi cukup besar sebanyak 7.772 anak perempuan. Kami berharap vaksinasi ini dapat meningkatkan angka perlindungan terhadap kanker serviks dan penyakit terkait HPV lainnya,”ucap Nina Kartika.

Meski demikian, Nina Kartika berharap imunisasi HPV diharapkan dapat menjadi langkah penting dalam menurunkan angka kejadian kanker serviks di Indonesia yang selama ini menjadi salah satu penyebab kematian utama bagi wanita di tanah air.

“Vaksinasi yang masif dan terjangkau, Indonesia berharap dapat mencapai eliminasi kanker leher rahim dalam beberapa dekade mendatang,” pungkasnya. (hud).