Bupati Salwa Perintahkan OPD Bersinergi Atasi Stunting

35
0
Bupati Salwa Perintahkan OPD Bersinergi Atasi Stunting
Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin. (sam)

Bondowoso, Memox.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso sedang menggalakkan penurunan jumlah angka stunting di Bondowoso. Mengingat kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Pusat.

Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin memerintah kepada seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) agar bersinergi menjalankan program ini. Harus dilakukan secara massif.

“Koordinatornya adalah Bappeda. Saya minta pada seluruh Kepala OPD bersinergi. Jangan bergerak sendiri-sendiri. Karena ini pekerjaan berat. Tahun 2024, angka stunting ditarget 14%,” kata Kyai Salwa, sapaan Bupati Bondowoso.

Pihaknya akan bekerja keras agar angka stunting terus menurun. Sesuai laporan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DP2KB), setiap tahun angka stunting diupayakan turun 4%.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala DP2KB, dr. Agus Soewardjito, MMKes, mengatakan pada tahun 2019, penderita stunting di Bondowoso mencapai 34%. Turun 18% dibanding 5 tahun sebelumnya. Jadi pertahun mengurang 4%.

“Kalau setiap tahun penderita stunting turun 4%, maka pada tahun 2024 nanti, angka stunting di Bondowoso menjadi 14%. Agar penurunan tersebut bisa dilakukan, kami bekerjasama dengan NGO, khususnya NU,” kata Agus.

Wakil Ketua DPRD, Drs. H. Buchori Mun’im mendukung gerakan Bupati. Bahkan Politisi PPP ini meminta, agar Bappeda terus berkoordinasi dengan OPD terkait untuk menyuskseskan program ini.

“Karena di Jawa Timur, Mojokerto paling sedikit angka stuntingnya dan Bondowoso paling banyak jumlahnya,” kata politisi kelahiran Desa Lombok Kulon Kecamatan Wonosari ini kemarin. (sam/mzm)