Broker dan Oknum Kades Diduga Bermain P3TGAI

58
0
Broker dan Oknum Kades Diduga Bermain P3TGAI
Papan nama Proyek dari Kementrian PUPR. (sam)

Bondowoso, Memox.co.id – Pada tahun 2021 ini, puluhan Himpunan Petani Pemakaian Air (HIPPA) di Kabupaten Bondowoso, mendapat program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA).

Program tersebut, dikoordinir oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Sistem pengerjaannya, padat karya. Dengan harapan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat di tengah Covid-19.

Namun, program P3TGAI di Kabupaten Bondowoso, mulai dilirik oleh ‘broker’. Ada juga yang dihandle oleh Kades. Indikasinya, para broker mengaku bahwa program tersebut yang mengupayakan pihaknya.

Seperti dugaan yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari, Darusholah. Yang diduga telah menyalahgunakan jabatannya dalam pelaksanaan program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).

Harusnya, program tersebut dijalankan oleh Himpunan Petani Pemakaian Air (HIPPA), tapi realitanya di handle oleh Kades. Hal itu diungkapkan Japin, Ketua HIPPA Desa Grujugan Lor, Rabu (5/5/2021).

“Saya tidak dilibatkan oleh Kades dalam P3-TGAI. Justeru informasinya, sudah dibentuk Pengurus HIPPA baru untuk mengerjakan proyek ratusan juta ini,” kata Japin pada sejumlah wartawan.

Japin mengancam akan melaporkan pada Polisi karena Kades telah dinilai melakukan perbuatan inkonstitusional. Yaitu dengan mengabaikan legalitas HIPPA yang sah dan membentuk Pengurus HIPPA yang baru.

Kades Grujukan Lor, Hasan tidak bisa dikonfirmasi terkait dengan dugaan yang dituduhkan Ketua HIPPA Japin. Baik ketika dihubungi di Kantornya mamupun melalui telepon tidak direspon.

Informasi Memo X, desa-desa yang mendapat P3-TGAI, diantaranya, Desa Gayam Lor, Lumutan, Ramban Wetan, Suling Wetan, Pakuwesi, Kejawan, Sumber Pandan, Wonosari.

Kemudian Desa Grujugan Lor, Jambesari, Pengarang, Tegal Pasir, Penanggungan, Suger Lor, Sumbersari, Walidono, Brambang, Sukokerto, Sukowono, Sukosari Lor, Sumber Gading, Tegal Jati. Dan, Deas Kalianyar, Kemirian, Mengen, Sumber Kemuning, Wonokusumo, Kajar, Kasemek, Pasarejo, Tangsil Wetan, Ambulu, Banyuwulu, Bukor, Glingseran, Jambewungu, dan Jatisari. (sam/mzm)