Bondowoso, Memox.co.id – Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin mengimbau kepada seluruh warga Bondowoso yang berburu takjil di Alun-alun Ki Ronggo menerapkan Prokes (protokol kesehatan).
“Saya menghimbau kepada warga Bondowoso yang berburu takjil di alun-alun menerapkan Protkes. Untuk menghindari kluster baru penyebaran Covisd 19. Satgas Covid telah memasang banner peringatan di tempat bazar agar seluruh pengunjung menerapkan Prokes. Bahkan kami telah mkensiagakan petugas gabungan,” ujar Kyai Salwa, sapaan Bupati Bondowoso.
Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Drs. Ec. Adi Sunaryadi mengatakan, Pemkab Bondowoso melakukan operasi yustisi di Alun-alun selama Bulan Ramadan.
“Kalau ditemukan ada pengunjung yang tidak menerapkan Prokes akan diberi sanksi oleh petugas. Agar tidak menciptakan kluster baru penyebaran Covid-19,” kata Adi, sapaannya.

Bukan hanya pengunjung, lanjut mantan Direktur Radio Mahardhika FM ini, yang wajib mengikuti Prokes, tapi juga seluruh pedagang. Terutama menjaga jarak antar sesama pengunjung maupun atar pembeli dengan penjual.
“Semua pihak harus menghindari terjadinya kerumunan. Di setiap lapak pedagang harus menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer. Intinya, seluruh pengunjung, pedagang, dan pembeli harus mengikuti 3M,” ungkapnya.
Momen bulan puasa ini para pedagang memanfaatkan alun-alun Ki Bagus Asra untuk mengais rejeki. Sejumlah pedagang membuka stand karena menjelang buka puasa banyak orang melalukan ngabuburit.
Berbagai jenis kuliner ditawarkan pada pengunjung. Mulai dari kolak, es buah, lauk pauk dan sejumlah kuliner khas Bondowoso lainnya. Praktis, khususnya di sekitar gerbong maut dipadati pengunjung. (sam/mzm)






