Bertepatan Dengan Harkitnas, Lathifah Shohib Daftar Bacabup Lewat PKB

Bertepatan Dengan Harkitnas, Lathifah Shohib Daftar Bacabup Lewat PKB
Lathifah Shohib mendaftarkan diri sebagai Bacabup Malang ke DPC PKB Kabupaten Malang. (foto:nif)

MEMOX.CO.ID – Di hari kebangkitan nasional (Harkitnas), Lathifah Shohib mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati (Bacabup) Malang ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Malang, Senin (20/5/2024). Ia hadir ditemani Arzeti Bilbina yang saat ini menjadi anggota komisi X DPR RI.

Dalam kesempatan itu, Lathifah mengatakan, dirinya sengaja datang di dampingi Arzeti Bilbina mendaftarkan dirinya lantaran bertepatan dengan hari kebangkitan nasional. Maka dengan itu, diharapkan pada hari kebangkitan nasional ini, Kabupaten Malang bisa bangkit, dan ekonomi bisa lebih bangkit.

“Pada bulan ini juga diperingati hardiknas (hari pendidikan nasional). Semangat Ki Hajar Dewantara inilah yang akan kita buat pijakan dan yang akan menyemangati kita untuk Kabupaten Malang,” katanya.

“Mudah-mudahan Tuhan meridhoi untuk memberikan kesempatan untuk memimpin Kabupaten Malang lima tahun ke depan,” lanjutnya.

Sebelumnya, pada tahun 2020 lalu, Lathifah Shohib sudah pernah mencalonkan diri sebagai calon bupati Malang. Namun kala itu, ia kalah sama pasangan Sandi (Sanusi Didik) yang saat ini (Sanusi), digadang-gadang akan maju kembali sebagai Bacabup Malang lewat PDIP.

“Saat itu saya tidak terlalu kalah jauh. Hanya kalah tiga persen,” katanya.

Dengan kekalahan itulah, ia akan berbenah serta menjaga keeratan dengan tokoh-tokoh masyarakat yang sebelumnya sudah komitmen dengan Lathifah Shohib.

“Saya akan sowan ke kiai yang pada tahun 2020 lalu bersama kami,” katanya.

Selain dengan tokoh-tokoh masyarakat, dirinya juga sudah berkomunikasi dengan sejumlah partai. Diantaranya Partai Gerindra, dan Nasdem. Namun saat ditanya tentang N2-nya, ia mengaku masih ditimbang-timbang.

“Kalau dengan mas Kresna Dewanata Prosakh atau yang sering disapa Dewa, kami sudah saling mencocokkan visi misi,” katanya.

Apalagi dirinya pernah satu komisi di komisi X tahun 2014-2019. Jadi, figur Dewa, diakui anak muda yang menghargai orang yang lebih tua.

“Karena kebetulan kami satu dapil, satu komisi. Kami kerja sama baik, untuk sama-sama membangun, khususnya yang menjadi mitra komisi X, waktu itu sektor pendidikan, kepariwisataan kepemudaan, dan perpusnas (perpustakaan nasional),” ucapnya.

Walaupun sudah ada kecocokan, Lathifah Shohib mengaku soal pasangan masih tetap ditimbang-timbang. Misalnya, jika dirinya dengan Dewa, elektabilitasnya bagaimana?. Jika dengan Partai Gerindra elektabilitasnya bagaimana?. Demikian juga dengan pasangan yang lain.

“Waktu kan masih panjang. Ada bulan Juni, Juli dan Agustus baru pendaftaran resmi,” pungkasnya. (nif/syn)