Berbagi Kebahagiaan di HDI Bersama Disabilitas di Panti Asuhan Bhakti Luhur Malang

KEBERSAMAAN: Aloysius Ola, salah satu pekerja yang ada di Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur Malang bersama penyandang disabilitas.

Malang, Memox.co.id – Segenap keluarga besar Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur Malang yang terletak di Jl. Raya Terusan Dieng merayakan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dengan kegiatan olahraga bersama dan beberapa perlombaan, Sabtu (03/12/2022).

Berdiri pada tanggal 5 Agustus 1959 di Madiun, menapaki berbagai langkah waktu, pada tahun 1975 Pusat Bhakti Luhur dipindahkan ke Malang.

Yayasan Bhakti Luhur hadir dengan pelayanan anak disabilitas yang karena salah satu atau beberapa sebab seperti fisik, psikis, mental, sosio-ekonomi yang menyebabkan keterbelakangan dalam perkembangannya.

Perlu diketahui Bhakti Luhur sebagai yayasan sosial yang bergerak untuk membantu para anak berkebutuhan khusus, kurang mampu maupun terlantar dengan terbuka menerima mereka untuk berkumpul dalam wisma yang berlandaskan pada kasih.

Seperti yang dituliskan Robert M.Hense “Saya tidak memiliki disabilitas, saya memiliki kemampuan yang berbeda. Kenali saya karena kemampuan saya bukan disabilitas menjadi motivasi para penyandang disabilitas untuk terus berkarya dan berjuang,”.

OLAHRAGA BERSAMA: Segenap keluarga besar Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur Malang merayakan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dengan kegiatan olahraga bersama dan beberapa perlombaan.

Salah satu teman yang bekerja di Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur Malang, Aloysius Ola mengatakan dirinya bekerja di Panti Asuhan Bhakti Luhur sejak tahun 2015. Di Panti Asuhan Bhakti Luhur ini menerima semua jenis kecacatan.

Pada peringatan HDI tahun 2022 ini digelar beberapa perlombaan dan olahraga bersama di Bhakti Luhur. Untuk di Malang Kota, ada 56 wisma. Penghuninya macam-macam ada yang belasan hingga puluhan. Hidup seperti keluarga, ada orang tua pengasuh dan ada anak-anak asuh

“Puji Tuhan Kota Malang sangat luar biasa. Aksesibilitas untuk penyandang disabilitas sudah diperhatikan dengan baik termasuk dari bapak Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto dengan memperkerjakan penyandang disabilitas di lingkungan Polri,” ujarnya.

Lanjutnya, K=kami punya sekolah Luar sesuai jenis kecacatan. Semuanya bertempat di Dieng, tingkatannya macam mulai dari kelas Tunanetra, Tunagrahita, Autis, Disabilitas dan lainnya,” ujar pria asal Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.