Bawaslu Kabupaten Malang Ingatkan Iklan di Media Massa Tidak Boleh Lewat Batas

Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, M Wahyudi.

MEMOX.CO.ID – Masa kampanye Pemilu 2024 semakin dekat. Sudah pasti Partai Politik (Parpol) akan memasang alat peraga kampanye ataupun iklan di mana-mana, tak terkecuali media massa pers. Hal itu untuk meningkatkan dukungan suara dari masyarakat.

Namun meski demikian, hal yang harus diketahui bersama adalah, ada batas waktu penayangan yang perlu diperhatikan. Seperti yang disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Malang, M Wahyudi mengatakan, Parpol harus menaati aturan yang ada.

“Misalnya penayangan iklan serta adventorial harus sesuai waktu yang ditentukan. Jangan sampai melewatinya,” katanya.

Sesuai aturan, Yudi menyebut penayangan iklan media massa hanya boleh dilakukan selama 21 hari sebelum masa tenang. Jika melewati ketentuan itu, maka sudah otomatis masuk pelanggaran.

“Dan kita akan melakukan pemantauan dan pencegahan jika ditemukan melanggar,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Malang M Wahyudi saat dikonfirmasi oleh wartawan Memo X.

Selain itu, dirinya menyebut akan bersurat jika ada dugaan pelanggaran. Cuma, Yudi menyebut perlu adanya kordinasi dan pengawasan bersama dengan media. Agar Pemilu 2024 ini bisa riang gembira.

“Tidak membuat hal-hal menimbulkan perpecahan,” ujarnya.

“Selagi tidak menyalahi aturan silahkan. Rapat umum, kampanye, memasang iklan diperbolehkan pada saat masa kampanye dimulai,” lanjutnya.

Maka dari itu, ia meminta kerja samanya untuk Pemilu nanti. Para pemilik media dilarang menayangkan iklan dan Adventorial diluar jadwal yang telah ditetapkan.
“Akan kita pantau, akan kita awasi terus terkait hal itu,” pungkasnya. (nif).