Batu, Memo X
Jika tidak segera diperbaiki, lahan persawahan pertanian dan kebun bunga seluas 170 hektar terancam tidak teraliri air di Dusun Kapru dan Krapyak, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji.
Hal itu diakibatkan hujan menyapu Dam Prambatan akibatnya, bronjong darurta sepanjang 9 meter dan lebar 4 meter rusak porak poranda dilahap banjir karena intensitas hujan yang sangat tinggi kemarin, Jumat (5/4/2019).
Padahal, menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Rochim, pembangunan bronjong darurat dianggarkan Pemkot Batu melalui BPBD dan Dinas PU menggunakan dana cadangan belanja tak terduga sebesar Rp 1,4 miliar.
” Awalnya ada laporan warga, terus kita cek dan memang benar. Menanggapi hal itu kami akan melakukan kaji cepat dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk perbaikan bronjong selanjutnya,” paparnya kemarin.
Beberapa waktu lalu, dam ini juga jebol lantaran kejadian yang sama yaitu banjir bandang si bulan November 2018, lalu dibangun sampai 60 persen. Dam ini sangat penting karena Dam Prambatan difungsikan untuk mengaliri sawah seluas 338 hektar di wilayah Desa Sidomulyo, Bumiaji dan Pandanrejo.
