Atlet Bulutangkis Kabupaten Malang Incar 2 Medali di Kelas Beregu dan Perorangan

FT. Salah satu atlet tim Kabupaten Malang saat bertanding di Porprov Jatim. (MemoX/nif).
FT. Salah satu atlet tim Kabupaten Malang saat bertanding di Porprov Jatim. (MemoX/nif).

MEMOX.CO.ID – Tim bulutangkis Kabupaten Malang incar 2 medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. 2 medali itu diincar baik tim beregu putra dan putri, maupun perorangan putra dan putri.

Wakil Ketua I PBSI Kabupaten Malang Rahmat mengatakan, dirinya menurunkan 13 atlet yang terdiri dari atlet putra 8 orang, putri 5 orang didampingi 3 official. “Sehingga total semuanya berjumlah 16 orang,” katanya.

Rahmat menambahkan, tim Kabupaten Malang, turun di beregu putra dan putri, maupun perorangan putra dan perorangan putri. Saat ini, beregu putra dan putri sama-sama lolos serta dipastikan masuk 8 besar.

Hari ini Senin (23/6/2025) lanjut Rahmat, beregu putra akan bertanding melawan Sidoarjo pukul 13.00 WIB. Dan beregu putri akan melawan tim Jombang pukul 09.00 WIB.

“Baik putra maupun putri kita berharap minimal bisa dapat dua emas. Baik dari beregu maupun dari perorangan. Karena untuk beregu ini kan dipertandingkan mulai Jumat sampai Rabu tanggal 25 Juni nanti,” katanya.

“Setelah tanggal 25 Juni nanti, langsung final dan penyerahan hadiah. Sorenya diadakan drawing dan TM untuk kelompok perorangan,” katanya.

Di kelas perorang ini, dikatakan Rahmat, ada 7 kategori yang dipertandingkan. Kabupaten Malang turun di semua kategori. Sebab atlet yang di bawa dalam kondisi baik. Walaupun atlet bulutangkis yang dimiliki merata dan dalam kondisi baik, namun ada beberapa kota yang harus diwaspadai.

Diantaranya, ada Kota Surabaya, juga Kota Mojokerto yang dipandang sangat luar biasa. “Sebetulnya secara umum merata kekuatannya. Seperti Kota Surabaya sangat luar biasa. Kota Mojokerto juga sangat luar biasa,” jelasnya.

“Kalau dilihat sampai babak penyisihan ketiga ini, sepertinya kita bisa beregu putra untuk ngambil satu medali emas. Mudah-mudahan bisa,” pungkasnya. (nif).

Penulis: HanifEditor: Ume Hanifah