Askab PSSI Jember Tetapkan Tiga Kandidat Calon Ketua, Banding Ardi dan Saiful Ditolak

37
0
Askab PSSI Jember Tetapkan Tiga Kandidat Calon Ketua, Banding Ardi dan Saiful Ditolak
Penyerahan surat penetapan calon kepada perwakilan calon.

Jember, Memox.co.id – Komite Pemilihan Asosiasi Sepak Bola PSSI Kabupaten (Askab) Jember, Rabu (5/5/2021) telah resmi menetapkan para para kandidat yang akan berebut kursi ketua, wakil, dan komite eksekutif atau exco. Ada 3 calon ketua, dua calon wakil ketua, dan enam calon anggota komite eksekutif.

Ketiga calon ketua itu masing-masing adalah, Try Sandi Apriana, Moch. Iksan, Ardi Pujo Prabowo. Dua calon wakil ketua umum adalah Ferry Angriawan dan Ardi Pujo Prabowo. Sementara ke enam calon anggota komite eksekutif masing-masing Denny Ariyanto, Adi Purnomo, Silva Dwi Lestari, Tohari, Moch. Sahri, dan Zainul Arifin.

Nama-nama calon yang telah ditetapkan kemudian akan segera dilaporkan kepada Asosiasi Sepak Bola PSSI Provinsi Jawa Timur (Asprov).

“Setelah ini kami akan melapor ke Asprov (Asosiasi Sepak Bola PSSI Provinsi) Jawa Timur dan Askab PSSI Jember untuk ditindaklanjuti kepada voter. Karena sesuai statuta, H-10 Askab akan mengundang voter dengan lampiran daftar calon tetap,” kata Sekretaris Komite Pemilihan, Samsul Hadi Saputra.

Komite Pemilihan juga telah menetapkan jadwal digelar pada 30 Mei 2021. “Tinggal pelaksanaan musyawarah kabupaten. Nanti yang memimpin Asprov Jatim. Kewenangan kami hanya mengantarkan sampai penjaringan calon dan di muskab hanya akan memeriksa voter yang diundang PSSI,” kata Saputra.

Sementara terkait laporan banding yang dilayangkan oleh Ardi Pujo Prabowo dan Saiful, pemilik klub PS Putra Sukorejo, Komisi Banding memutuskan tidak ada banding. Pasalnya tidak ada bakal calon yang tidak lolos dan ditetapkan sebagai calon tiap jabatan. ”Komisi Banding menyatakan tidak ada banding,” kata Ketua Komisi Banding, Yaya Bahaluan.

Surat banding yang diterima oleh Komisi Banding diabaikan dengan dua alasan. Surat yang dikirimkan Pak Ardi dan Pak Saiful itu diabaikan karena alamat yang dikirimkan tidak pada tempatnya. Yang atas nama Pak Saiful itu mengatasnamakan klub, yang Pak Ardi itu bukan mengajukan banding tapi merupakan koreksi pada calon lain,” jelas Yaya.

Sementara Saiful saat di temui di kantor Askab Jember mengatakan, dirinya akan menempuh jalur hukum. Pasalnya ada salah satu calon yang melakukan pembohongan untuk lolos prasyarat calon ketua yakni minimal harus 5 tahun aktif di sepak bola.

“Saya sudah lama di bola sampai seperti ini saya tidak tahu kiprah (Tri Sandi ) selama ini. Ya kalau mau tempuh jalur hukum kenapa tidak ya karena ini kan pembohongan,” kata Saiful.

Meski demikian Saiful belum tahu kemana dirinya akan melapor. ”Ya ndak tahulah siapa nanti yang punya kewenangan ini. Saya tidak ingin induk organisasi olahraga apapun itu ada kecurangan,” pungkasnya. (vin/mzm)