Sementara itu, Direktur Statistik Harga, Badan Pusat Statistik (BPS), Pusat Windhiarso Putranto memaparkan terkait inflasi Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu ke-2 Januari 2024. Menurut dia, IPH adalah proksi inflasi pangan yang bisa berguna sebagai petunjuk terkait inflasi. Rakor ini juga sebagai salah satu langkah antisipasi menghadapi inflasi.
“Di Januari, berdasarkan histori data BPS selalu terjadi inflasi. Namun inflasi pada Januari 2024 cenderung relatif rendah daripada Desember 2023. Faktornya, ada komoditas yang berkurang konsumsinya sehingga permintaan tidak terlalu besar,” jelasnya.
Komoditas yang ikut menjadi penyumbang inflasi, di antaranya ialah komoditas pangan seperti bawang merah, cabe merah, tempe, daging, minyak goreng dan sebagainya. Data ini menjadi petunjuk sehingga bisa dilakukan antisipasi. (*/sgg)
