Batu, Memo X
Pemuda Indonesia wajib menjaga ideologi Pancasila yang semakin tergerus tantangan eksternal. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yassona H Laoly, saat mengisi acara di Yayasan Pelayanan Pengkabaran Injil Indonesia (YPPII) Kota Batu, Rabu (23/3/2019).
Saat ini, edologi Pancasila semakin terancam, banyak tantangan di era saat ini yang sangat mengkhawatirkan jika dibiarkan. Tantangan itu antara lain, paham radikalisme dan fundamentalisme yang menggunakan atribut agama, pengaruh globalisasi dan berkembangnya dampak negatif teknologi informasi, serta paham neo- liberalisme, kapitalisme dan bentuk imperialisme ekonomi baru.
” Hal itu tidak saja mengancam kedudukan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara tapi bisa memecah belah NKRI. Siapa yang peduli ya kita semua harus peduli, terutama pemuda Indonesia,” ungkapnya usai mengisi
Seminar Wawasan Kebangsaan dengan tema “Peran dan Tanggung Jawab Pemuda Dalam Merespon Masalah Bangsa.
Apalagi, berita bohong/hoax, sangat luar biasa dengan adanya kemajuan teknologi dan media sosial. Melalui jalan itulah kadang kala hoax disebar, isu tidak sedap, isu bohong dll yang bisa merubah pemikiran masyarakat.
“Benteng terkuat dari semua tantangan itu adalah saling menghargai perbedaan, menghormati perbedaan dalam kehidupan sehari-hari. Semua kalangan terutama mahasiswa harus menjaga dan merawat Kebhinekaan dengan cata saling toleransi dan gotong royong,” papar dia pada awak media.
Masyarakat juga wajib mencerna dan menelaah segala informasi yang berhembus kencang saat ini. Jangan sampai termakan isu, apalagi menyebarkan berita bohong kepada kalayak banyak.
“Jangan sampai masyarakat termakan isu dan menyebabkan kegaduhan, keamanan dan merusak toleransi. Kita harus dan wajib menjaga Kebhinekaan di Indonesia,” harapnya.
“Seperti pemberian visa wisata kepada penduduk Israel yang sudah diklarifikasi Ditjen Imigrasi Kemenkumham bahwa itu hanya berita hoax orang yang tidak bertanggung jawab. Peran media juga sangat penting disini, media harus mendidik dan memberitkan dengan baik,” sambungnya.
Hadir dalam kegiatan ini Dirjen Kemenkumham Rl Jhony Ginting, Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo, Asisten III Chairul Syarif Tartila, Pabung Kodim 0818 Mayor Arm. Chairul Effendi, Wakapolres Batu, Camat Batu dan peserta dari mahasiswa Institut Iniil Indonesia. (lih/jun)
Jaga Ideologi dan Tidak Termakan Isu Hoax, Pesan






