Bondowoso, Memox.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir menyarankan agar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dilakukan dengan damai, jujur, bebas, adil, dan rahasia.
“Jadikan Pilkades sebagai proses kontestasi damai, jujur, bebas, adil, dan rahasia. Agar terpilih Kades yang amanah dan istiqomah melayani masyarakatnya,” saran Dhafir, sapaannya.
Ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso ini menambahkan, damai akan menciptakan keharmonisan walau berbeda pilihan. Karena berbeda hakikatnya adalah sunnatullah.
Bahkan perbedaan itu menambah keluasan wawasan. Dikatakan, damai akan tercipta kalau semua pihak jujur dalam menjalankan Pilkades serentak. Baik warga yang mempunyai hak pilih maupun seluruh Panitia Penyelenggara Pilkades.
Kalau dua hal, damai dan jujur dapat dilaksanakan secara bersamaan, masyarakat akan bebas memilih pimpinannya sesuai dengan kata hatinya. Bukan sesuai dengan nilainya rupiah yang diberikan.
“Kalau kebebasan memilih sudah terjamin, maka masyarakat akan merasa diperlakukan adil dalam menjatuhkan pilihannya,” kata alumni PP Sidogiri Pasuruan ini, Selasa (9/11/2021).
Baca juga: Dari Ratusan Pemdes di Kabupaten Bondowoso Baru Dua Desa yang Menggunakan Aplikasi Simdes
Dalam pelaksanaan Pilkades serentak, lanjutnya, kerahasiaan pemilih harus terjamin. Petugas, hingga yang bertugas di TPS, tidak boleh mengarahkan warga untuk memilih salah satu Cakades yang sedang berkontestasi.
“Jika dalam Pilkades serentak berjalan dengan damai, jujur, bebas, adil, dan rahasia, maka siapapun yang terpilih, dapat dipastikan akan menjadi Kades yang amanah dan istiqomah dalam melayani masyarakatnya. Karena masyarakat yang menjalankan Pilkades seperti yang saya paparkan diatas, pasti akan memilih Cakades yang mampu menjalankan visi dan misinya dalam menjalankan pemerintahannya, tanpa money politik, dan janji-janji palsu,” tandasnya. (sam/mzm)






