MEMOX.CO.ID – Bupati Malang M Sanusi sebut, pengumpulan dana zakat dan infak yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang tahun ini sudah mencapai Rp11 miliar.
Pernyataan ini disampaikan Sanusi pada rapat Koordinasi dalam rangka optimalisasi pengumpulan dana zakat dan infak dalam mewujudkan Kabupaten Malang Makmur, yang bertempat di Hotel Grand Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Selasa (30/7/2024) pagi.
“Saya berterima kasih karena tahun ini Baznas sudah mencapai Rp11 miliar, tentunya ketika kita bersodaqoh itu tidak akan berkurang malah akan bertambah banyak dan tahun ini alhamdulillah ASN Kabupaten Malang rajin membayar zakat sehingga Kabupaten Malang mendapat bantuan dari pusat sebesar 2 Triliun”, tuturnya.
Hasil dari seluruh ASN yang berzakat tadi kembalinya untuk Kabupaten Malang, dengan pemberian bantuan dari pusat sebesar 2 triliun yang berbentuk investasi pembangunan di Kabupaten Malang.
Baznas Kabupaten Malang juga harus berjalan seirama dengan program-program Kabupaten Malang. Utamanya dalam dalam hal mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Malang.
Oleh karena itu, diperlukan adanya koordinasi dan sinkronisasiprogram Baznas dengan program pembangunan di Kabupaten Malang.
“Tentunya ini sebuah prestasi bagi para pejabat Pimpinan Perangkat Daerah yang dapat menghimpun zakat dari para ASN terbanyak yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan yang lainnya dikarenakan anggaran APBD terbanyak adalah Dinas Pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Malang KH Khoirul Hafidz Fanani mengatakan, hasil pengumpulan zakat tersebut dimanfaatkan untuk berbagai macam kegiatan, salah satunya adalah bedah rumah.
Karena, lanjut KH Khoirul Hafidz, masih banyak Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang memerlukan perbaikan di Kabupaten Malang.
“Tahun ini program tersebut ditargetkan untuk 500 rumah. Masing-masing mendapatkan jatah Rp 15 juta,” katanya.
Mekanismenya, warga yang memerlukan bantuan bedah rumah, harus mengajukan terlebih dahulu ke Baznas Kabupaten Malang, dengan diketahui kepala desa dan camat. (nif)






