Bupati Karna: Kades Harus Pastikan Masyarakat Miskin Terdata di DTKS

Bupati Karna Kades Harus Pastikan Masyarakat Miskin Terdata di DTKS
Bupati Situbondo, Karna Suswandi.

Situbondo, Memox.co.id – Bupati Situbondo, Karna Suswandi menginstruksikan kepada kepala desa (Kades) untuk memastikan masyarakat miskin yang ada di Kota Santri masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kemensos RI. Hal tersebut dilakukan guna mendukung program sehat gratis (Sehati).

“Saya meminta kepada Kades agar masyarakat miskin masuk DTKS. Mengingat Perbup Program Sehati (sehat gratis -red) akan segera saya tandatangani,” ucapnya, dalam acara Ramadan Bersama Rakyat di Desa Silobanteng, Kecamatan Banyuglugur, Rabu (28/4/2021).

Pria asal Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa mengungkapkan, update DTKS akan dilakukan pada bulan depan. “Segera kita mulai pada bulan Mei. Untuk itu saya minta kepala desa segera menyiapkan petugas lapangannya,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Bung Karna ini juga meminta kepada pendamping program keluarga harapan (PKH) untuk membantu pemerintah desa (Pemdes) dalam memperbarui DTKS. Sehingga diperoleh data yang akurat sebagai data tunggal Pemkab Situbondo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kepada pendamping PKH tolong Kades dibantu untuk memperbarui DKTS ini. Jadi nanti menghasilkan data yang valid di dinas sosial,” tambahnya.

Mantan Kadis PUPR Bondowoso ini menjelaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) Situbondo memakai DTKS sebagai data tunggal dalam melaksanakan visi-misi bupati dan wakil bupati. “Untuk mewujudkan Situbondo Berjaya (berakhlak sejahtera adil dan berdaya) kami hanya menggunakan DTKS,” punggung.

Hari ke 12 kegiatan ramadan bersama rakyat, Bupati Situbondo, Karna Suswandi bersama Wakil Bupati, Nyai Hj Khoirani mengujungi 8 desa di Kecamatan Banyuglugur dan Besuki. Yaitu, Desa Besuki, Silobanteng, Banyuglugur, Talempong, Tepos, Kalisari, Lubawang, Kalianget. (her/mzm)