Trenggalek, Memox.co.id – Melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1442 hijriyah di Masjid Al-Hidayah Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek menyampaikan, salah satu upaya pemulihan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi adalah melalui sektor pariwisata.
Untuk itu Pemkab Trenggalek berupaya mewujudkan 100 Desa Wisata guna membangkitkan perekonomian dengan melibatkan peran masyarakat.
“Bapak Bupati melalui jargonnya MEROKET sangat getol dalam pengembangan desa wisata, jadi melalui pariwisata ini diharapkan jadi pengungkit ekonomi Kabupaten Trenggalek,” harap Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ir. Joko Irianto, M.Si., Selasa (27/4/2021).
“Tadi dari laporan Pak Camat, pengembangan desa wisata di Gandusari ini sangat siap, nanti akan sinkron dengan RPJMD terkait pengembangan 100 Desa Wisata, dan untuk tahap awal di tahun pertama ini rencana akan dikembangkan sebanyak 35 Desa Wisata,” lanjutnya.
Di samping hal itu, Sekda Joko Irianto juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Meskipun saat ini sudah dilakukan program vaksinasi, namun hal itu bukan berarti serta merta bebas melakukan aktivitas tanpa mematuhi protokol kesehatan, karena perlu waktu untuk menciptakan kekebalan komunitas.
Belajar dari kasus di India, di mana kasus positif Covid-19 mengalami lonjakan tajam usai perayaan hari besar, Sekda Joko Irianto juga menghimbau agar masyarakat yang saat ini merantau untuk menunda mudik. Hal itu demi mengantisipasi terjadinya penyebaran virus saat banyak orang melakukan perjalanan mudik. (fal/mzm)






