Giat Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2021 Satlantas Polresta Malang Kota
Kota Malang, Memox.co.id – Kepolisian Polresta Malang Kota melalui Satlantas melaksanakan sosialisasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2021 dan larangan mudik lebaran tahun 2021. Bertempat di unit pelayanan pencetakan dan pengambilan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) Polresta Malang Kota, Selasa (13/04/2021).
Dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19, kegiatan sosialisasi larangan mudik lebaran yang dipimpin Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Ramadhan Nasution, S.I.K. bersama dengan Kanit Regident Iptu Andy merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat atas larangan mudik pada lebaran tahun 2021.

Larangan mudik lebaran tersebut dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19). Yang mana kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama 14 hari kedepan, yakni 12-25 April 2021 selama Operasi Keselamatan Semeru 2021 dilaksanakan.
Baca Juga : Kapolresta Malang Kota: Mari Kita Dukung Kebijakan Pemerintah Larangan Mudik
Disela-sela kegiatan, Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Ramadhan Nasution mengatakan seperti yang menjadi arahan bapak Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr. Leonardus Simarmata, S.sos, S.I.K.MH, ada beberapa point penting dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2021. Yaitu disiplin berlalu lintas, disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19, serta sosialisasi kebijakan pemerintah atas larangan mudik lebaran.

“Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait akan melakukan pengecekan maupun patroli bersama untuk melakukan pemeriksaan terhadap mobil atau bus yang membawa penumpang untuk mudik lebaran,” ujarnya.
Lanjutnya, dalam kegiatan ini juga dibagikan brosur himbauan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2021 serta larangan mudik lebaran dan tetap mematuhi Prokes Covid-19.
“Perlu diketahui tujuan dari operasi ini diharapkan kepada masyarakat khususnya masyarakat Kota Malang untuk lebih meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas. Guna mengurangi pelanggaran dan angka kecelakaan,” terangnya. (fik)






