Kapolresta Malang Kota: Mari Kita Dukung Kebijakan Pemerintah Larangan Mudik

53
0
PIMPIN: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leo Simarmata saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2021.

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2021 Polresta Malang Kota

Kota Malang, Memox.co.id – Ditengah situasi Pandemi Covid-19 yang saat ini masih dalam pantauan pemerintah pusat, pihak kepolisian Polresta Malang Kota laksanakan Operasi Keselamatan Semeru 2021 himbauan larangan untuk mudik lebaran, Senin (12/04/2021).

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr. Leonardus Simarmata, S.sos, S.I.K.MH saat memberikan amanatnya pada Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2021 di lapangan upacara Kapolresta Malang Kota.

Apel Operasi Keselamatan Semeru 2021 merupakan agenda pihak kepolisian dibantu instansi terkait dalam pengamanan bulan suci Ramadhan tahun 2021 yang akan digelar sejak tanggal 12-25 April 2021. Dalam giat Operasi ini pihak kepolisian lebih mengedepankan tindakan preventif dan preemtif.

Usia kegiatan, Kombes Pol Dr. Leo Simarmata menjelaskan, pada intinya dalam Operasi Keselamatan Semeru 2021 Polresta lebih mengedepankan sosialisasi larangan untuk mudik lebaran kepada seluruh lapisan masyarakat.

PITA: Pemasangan pita pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2021 oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr. Leo Simarmata.

“Dalam kegiatan ini kami dibantu rekan-rekan dari TNI dan Pemerintah Daerah. Termasuk Ormas (Organisasi Kemasyarakatan) yang secara sinergi melaksanakan himbauan kepada masyarakat akan adanya larangan mudik lebaran tahun ini,” ujarnya.

Ditegaskan juga olehnya, keputusan larangan mudik oleh pemerintah ini sudah tepat. Karena, kenaikan kasus terjadi saat ada momentum pergerakan masyarakat hingga libur panjang seperti pelaksanaan natal dan tahun baru 2021

“Kita ketahui bersama, pasca liburan dari tahun kemarin yaitu natal dan tahun baru, kemudian mudik, dari data yang ada mengalami kenaikan jumlah pasien Covid-19. Sehingga ada asumsi bahwa pergerakan manusia dalam waktu bersamaan akan memperbesar risiko persebaran. Sangatlah tepat pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan untuk mudik lebaran tahun ini,” terangnya seperti yang diarahkan bapak Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

Perlu diketahui kebijakan larangan mudik lebaran berlaku di seluruh wilayah mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Karena itulah Kemenhub melarang pengoperasian seluruh moda transportasi darat, laut, udara, kereta api. (fik)