Batu, Memox.co.id -Pasca Pemilu 2019 yang damai dan aman diwilayah hukum Polres Batu .Mendapat apresiasi serta ucapan terima kasih dari masyarakat Kota Batu beserta para toga dan tomas Kota Batu khsusunya kepada aparat kepolisian Polres Batu,Kamis pagi (2/05/19).
Saat ditemui Memox.co.id beberapa Tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas) di Kota Batu mengapresiasi aman dan damainya pelaksanaan Pemilu di Kota Batu ,tidak terlepas berkat kinerja aparat keamanan dalam hal ini Polres Batu dan Kodim 0818 Kab Malang-Batu dibantu komponen masyarakat.

Kondusifnya Kota Batu pasca Pemilu 2019 maupun sebelum Pemilu mendapatkan apresiasi dari berbagai komponen masyarakat seperti dari Ketua MUI Kota Batu KH. Nur Yasin Muhtadi Ketua PCNU Kota Batu Budiono serta Ketua MPC PP Kota Batu Endro Wahyu.
Saat ditemui Memox.co.id di kediamannya kepada Ketua MUI Kota Batu KH. Nur Yasin Muhtadi menuturkan,”Alhamdulillah wejangan dari Bapak Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto S.I.K untuk lebih mengedepankan kerukunan, kejujuran dan kedamaian pemilu bisa kita implementasikan dengan baik bersama dengan para tokoh lintas agama lainnya.

“Selain kesadaran masyarakat juga karena kinerja dan profesionalitas pihak keamanan Polres Batu dan TNI dalam mengawal pemilu 2019 ini,”ujarnya
Lanjutnya,”Termasuk juga ketegasan Polri maupun TNI yang akan melakukan tindakan tegas apabila ada yang menganggu jalannya pesta demokrasi . Ketegasan berdasarkan undang-undang Pemilu tersebut Kami pandang sebagai hal positif demi aman dan lancarnya Pemilu 2019,”ujarnya.
Abah Yasin sapaan akrabnya, berpesan semua pihak wajib menjaga kondisi aman dan damai dapat tetap terus terjaga hingga akhir proses pemilu, lebih khusus di Kota Batu.
” Semua pasrahkan pada penyelenggara yaitu KPU, kita menunggu dengan tenang. Jangan terpancing dan terpengaruh hal buruk”, tambah dia.
Sebagai Ketua MUI, dia meminta umat Islam dan masyarakat pada umumnya untuk menjaga kedamaian, keamanan, ketertiban antara satu dengan lain walaupun ada pikiran maupun sikap yang berbeda ditengah banyaknya pengaruh dari media sosial maupun sumber lain yang berpotensi merusak keutuhan NKRI.
Jika ada masalah yang muncul di tengah-tengah warga karena perbedaan pandangan dan lainnya, itu sesuatu yang wajar dan normal, tetapi masalah ini tidak usah dibesar-besarkan,”ungkapnya.
Kata yang sama juga disampaikan Ketua PCNU Kota Batu Budiono mantan Wawali Kota Batu ini mengatakan,” Ia berharap kondisi kamtibmas yang stabil baik sebelum dan sesudah pemungutan suara pada 17 April 2019 dapat tetap terjaga baik dalam bingkai persaudaraan dan kebersamaan.
Ia lebih jauh mengimbau agar masyarakat pada umumnya menantikan hasil pemilu dengan tenang dan sikap dewasa, mempercayakan proses penghitungan suara kepada penyelenggara (KPU).
” Menunggu keputusan dari penyelenggara terkait pemilu 2019, dan tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis ataupun melanggar hukum dimanapun kita berada,”himbaunya.

Budiono menambahkan ,”kinerja TNI Polri dalam mem-“back up” dan melakukan seluruh tindakan yang dibutuhkan dalam rangka pengamanan pelaksanaan pemilu 2019 berjalan baik.
Kerja sama penyelenggara, TNI-Polri, unsur pemerintah, tokoh agama dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses pemilu tetap kondusif hingga selesai sangat diharapkan.
“Suasana kondusif ini mari kita kawal bersama-sama, saya berharap masyarakat tidak ikut ikutan terbawa emosi, fanatisme berlebihan yang dapat menimbulkan kerugian bagi negara, daerah, dan diri kita sendiri,” katanya.
Ditempat terpisah, Endro Wahyu tokoh masyarakat (tomas) yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Batu menuturkan hal yang sama. Kinerja Polres Batu dibantu TNI sangat luar biasa hingga membuat suasana kondusif pasca pencoblosan hingga sekarang menunggu hasil resmi dari KPU.
” Kinerja All out penegak hukum terbayar, buktinya Kota Batu aman dan damai. Tidak ada gejolak yang signifikan, apalagi disaat NKRI dirong-rong pihak yang tidak bertanggung jawab dan menggoyangkan Pancasila mampu diredam kepolisian baik tingkat pusat hingga daerah,” pungkasnya.
Ucapan terima kasih juga dilontarkan Asnawi(52) warga Sisir Kota Batu pria yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan ini dengan kesederhanaan mengatakan,”Terima kasih pak Polisi telah engkau ciptakan Pemilu yang aman di Kota Batu ,”ujarnya singkat (fik/Lih)






