Malang, MEMOX.CO.ID – Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kemenag Kota Malang, Subhan menyampaiakan sebanyak 44 calon jemaah haji (CJH) lansia asal Kota Malang dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada tahun 2025. Ia menyebutkan para CJH lansia ini berusia antara 85 hingga 97 tahun.
Berdasarkan data terbaru Kementerian Agama (Kemenag) RI bahwa jumlah CJH lansia nasional sekitar 660 ribu orang. Jumlah tersebut sama dengan 11 persen dari total daftar tunggu haji yang sudah mencapai 5 juta orang.
Pihaknya mengatakan bahwa lansia berhak mendapatkan pendampingan keluarga jika dibutuhkan. Program pendampingan CJH lansia ini diharapkan tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Kemudian untuk pendampingan lansia tahun ini juga sama dengan pendampingan tahun lalu. Jadi yang mendampingi itu anak atau menantu. Jangan lansia nanti didampingi oleh istrinya, kan sama sama tua,”ujarnya.
Pendamping tersebut dinilai penting terutama untuk CHJ lansia yang membutuhkan perhatian ekstra. Pasalnya program pendampingan akan dilakukan seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami berharap, di tahun ini CJH lansia tetap bisa didampingi oleh anak atau menantunya. Jangan sampai lansia didampingi istrinya yang juga sudah tua, karena hal ini berisiko. Pendamping yang tahu persis kondisi jemaah lansia adalah keluarganya,”terangnya.
Pendampingan tersebut untuk mengurangi risiko terjadinya hal yang tidak diinginkan selama menjalankan haji. Untuk itu pendampingan ini penting untuk dilakukan oleh keluarganya, terutama anak atau mantunya.(fat)
