Banyuwangi, Memox.co.id – Ariani (56), warga Dusun Pandan RT 01 RW 01, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, tewas saat ngasak (memungut sisa panen) padi di area persawahan, Minggu (29/8/2021) Sekitar pukul 14.30 siang.
Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu melalui Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji mengatakan, korban bersama empat rekannya, yakni Suwati, Nur, Puk, dan Markamah berangkat kesawah untuk ngasak sekitar pukul 06.30 pagi, dan pulang sekitar 14.30 siang.
“Korban bersama empat rekannya mencari sisa padi hasil panen atau ngasak persawahan yang ada di dusun Krajan II, Desa Kembiritan,” kata Kompol Sudarmaji dilansir dari SERU.Co.Id, Senin (30/8/2021) pagi.
Dari keterangan saksi-saksi, lanjut Kompol Sudarmaji sekitar pukul 12.00 siang mereka istirahat sejenak untuk makan siang. Seperti biasanya mereka sebelum berangkat sudah menyiapkan bekal untuk keperluannya sendiri. “Usai istirahat dan makan siang, mereka melanjutkan ngasak lagi,” jelasnya.

Setelah itu kata Kapolsek Genteng saat hendak kembali ngasak, dan baru beberapa langkah saja, tiba-tiba korban sakit kepala. “Para saksi ini sempat ngabari keluarganya, tapi tidak ada respon. Akhirnya mereka membawa pulang korban yang sudah tidak bernyawa,” paparnya.
Atas kejadian tersebut warga setempat melaporkan kejadian ini ke Polsek Genteng. Atas laporan tersebut, dirinya bersama Kanit Reskrim, Iptu Fendi Susanto dan Kanit Intelkam, Iptu A. Rudi serta anggota Polsek Genteng langsung menuju ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Sudarmaji mengungkapkan dari hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Dari keterangan pihak keluarga bahwa korban selama ini mempunyai riwayat penyakit komplikasi, jantung, dan diabetes, akhirnya korban diserahkan ke keluarganya untuk dikebumikan,” pungkasnya. (ant/mzm)






