Wamen PPPA Kunjungi Desa Kalisogo Malang, Harapkan RBI Jadi Pusat Kreatifitas Anak Muda

FT. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan tengah. (MemoX/nif).
FT. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan tengah. (MemoX/nif).

Malang, MEMOX.CO.ID – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, mengunjungi Ruang Bersama Indonesia (RBI) Jumat (17/1/2025) siang, di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

RBI yang baru diluncurkan pada Minggu 22 Desember 2024 lalu ini, untuk melakukan survei terhadap pembangunan ruangan RBI. Kemudian juga berdialog dengan para sosiolog, karang taruna, hingga kelompok tani.

Sebab, RBI ini harapnya menjadi ruang kreativitas anak-anak muda yang ada di Malang. “Jadi RBI ini kita urai dari semua masukan,” jelasnya.

Kendati dengan demikian, maka perlu kolaborasi bersama antara pemerintah. Kemudian juga bisa kerja sama dalam bentuk corporate social responsibility (CSR).

“Jadi pemerintah berkolaborasi untuk bersama-sama mapping dan kita mau tepat sasaran. Jadi apa yang menjadi kebutuhan RBI ini menjadi satu melting pot yang akan kita terima semua masukan dan kita jadikan sesuatu sukses story tempat berkaryanya anak-anak muda Malang,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengatakan, kedatangan wakil menteri PPPA adalah, untuk belanja masalah tentang kondisi daerah, agar berkolaborasi di dalam pengembangan wilayah.

“Sehingga kebersamaan ini mendukung terhadap kultur yang ada. Makanya tadi ada beberapa ahli yang diundang, ada dari sosiologi, ada dari psikologi, ada dari pangan,” katanya.

Keseluruhannya ini, imbuh Didik, dalam rangka mempersiapkan bagaimana daerah Malang ini ada sebuah keterlibatan program-program bottom up. Sehingga harus lebih disiapkan.

“Nanti tidak ada lagi kerentanan antara si kaya dengan si miskin, kemudian yang lebih maju dengan yang rendah, karena disana butuh kolaborasi, makanya banyak sisi yang dihadapkan, mulai dari kesehatan, sosiologi, pendidikan, sampai di pertanian,” pungkasnya. (nif).