Indeks

Wakil Rakyat Minta Proyek Lanjutan Gedung Inspektorat Kota Probolinggo Selesai Tepat Waktu

Wakil Rakyat Minta Proyek Lanjutan Gedung Inspektorat Kota Probolinggo Selesai Tepat Waktu
Dokumen pengerjaan proyek menjadi perhatian Komisi III DPRD Kota Probolinggo agar selesai tepat waktu. (hud)

MEMOX.CO.ID – Wakil Rakyat meminta pembangunan lanjutan gedung Inspektorat Kota Probolinggo, senilai Rp 3.920.000.000 harus selesai tepat waktu. Permintaan itu menjadi alarm saat inspeksi mendadak (sidak) Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Rabu (17/09/2025).

Sesuai dokumen pembangunan lanjutan Gedung Inspektorat, waktu pengerjaaannya ditargetkan rampung dalam waktu 5 bulan.

Mengingat, pembangunan gedung berlantai tiga, tahap pertama pembangunannya di tahun 2023 mengalami keterlambatan lebih dari 20 persen. Hingga Desember 2023, progres fisik hanya mencapai 45,626 persen.

“Kami berupaya maksimal mendorong pengerjaan pembangunan Gedung Inspektorat selesai tepat waktu. Komisi III tidak ingin pembangunannya putus kontrak seperti penyedia sebelumnya,”ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Mukhlas Kurniawan.

Tak hanya itu, Mukhlas Kurniawan mendorong pembangunan lanjutan Gedung Inspektorat menjadi perhatian serius Dinas PUPR-PKP untuk melakukan pengawasan dan memastikan pembangunannya berjalan sesuai perencanaan yang dilakukan oleh pihak ketiga. Dengan harapan pengerjaannya tidak molor, apalagi putus kontrak.

“Yang terpenting Dinas PUPR-PKP memperhatikan waktu yang tersisa untuk pengerjaan. Semoga pemenang tender memiliki komitmen dan kompeten. Supaya pengerjaan sesuai perencanaan dan tepat waktu,” tandasnya.

Anggota Komisi III, Robit Rijanto juga mendesak proyek pembangunan lanjutan gedung inspektorat dipercepat. Ini menyusul progres pembangunan yang masih menyentuh 16 persen. Sehingga meminta rekanan segera menambah jumlah pekerja agar proyek bisa selesai sesuai jadwal.

“Kami ketar-ketir proyek strategis daerah ini bisa tuntas sesuai jadwal. Sebab, proyek ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan,” ucapnya.

Dengan sisa waktu yang ada, para legislator ini meminta pelaksana lembur. Termasuk menambah pekerja untuk mengejar target.

’’Jadi, tukang harus ditambah, dibuat shift. Tolong dengan waktu seminimal mungkin ini dimaksimalkan,’’ pinta Robit Rijanto.

Di tengah percepatan pembangunan, Robit Rijanto juga meminta pelaksana harus tetap memperhatikan kualitas, mutu bangunan yang sedianya nanti untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Perwakilan pemenang tender, CV Tujuh April asal Makassar, Edi Geol optimis pengerjaan pembangunan memiliki waktu 5 bulan untuk menyelesaikannya.

“Kami optimistis sebelum akhir tahun pengerjaan lanjutan Gedung Inspektorat sudah rampung, Sebab, struktur kontruksi gedung sudah selesai. Tinggal melanjutkan pembangunan yang ada,” pungkasnya.(hud/syn)

Exit mobile version