Wabup dan Dandim 0806 Tinjau Wilayah Terdampak Gempa

34
0
Wabup Trenggalek turut kerja bakti saat meninjau lapangan (Foto/Fals Yudistira/Memo x)

Trenggalek, Memox.co.id – Sebanyak 10 fasilitas pemerintah dan 40 rumah warga di Trenggalek terdampak gempa bumi, Sabtu (10/4) kemarin yang terpusat di Kabupaten Malang. Guncangan gempa yang berkekuatan 6,1 SR ini cukup terasa sampai di Kabupaten Trenggalek. Bahkan 10 fasilitas pemerintah dan 40 rumah warga mengalami kerusakan.

Sesuai data yang masuk ke Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) BPBD Sabtu malam pukul 20.00 Wib. Pemkab Trenggalek terus melakukan pendataan mengantisipasi ada bangunan atau rumah warga yang terdampak namun belum dilaporkan.

Minggu (11/4/2021), Wakil Bupati Trenggalek, Syah M. Natanegara bersama Komandan Kodim 0806 Trenggalalek, Letkol Arh. Uun Samson Sugiharto, Kepala BPBD, Joko Irianto serta beberapa OPD terkait melakukan tinjauan di lapangan. Beberapa fasilitas pemerintahan dan rumah warga yang terdampak ditinjau, sekaligus menyalurkan beberapa bantuan kepada warga terdampak.

Wabup Syah Natanegara menuturkan, kemarin berkoordinasi dengan Gubernur. “Kita bersama-sama dengan pak Dandim dan kepolisian, Pak Sekda, BPBD, Dinas Sosial meninjau di lapangan. Ini semua unsur kepemimpinan daerah di Kabupaten Trenggalek terjun langsung, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap bencana yang ada di Kabupaten Trenggalek,” ucapnya.

“Saat ini sedang proses pendataan yang akan kita koordinasikan dengan pemerintah provinsi. Sesuai arahan ibu gubernur, data yang kita rekap akan kita koordinasikan, semoga ada bantuan dari provinsi untuk bisa meringankan masyarakat yang terdampak gempa kemarin sore,” jelas mantan anggota DPRD Treggalek itu.

Pernyataan ini dibenarkan oleh Kepala BPBD Trenggalek, Joko Irianto kepada awak media, dari kabupaten juga akan mengambil langkah-langkah dan kita bersinergi dengan provinsi. Kita juga ada dana-dana BTT yang akan kita siapkan. “Sudah ada lampu hijau dari Gubernur, tadi malam langsung ada rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh beliau serta ada petunjuk seperti itu,” ujarnya.

Data yang dihimpun, ada 10 bangunan milik pemerintah. Mulai dari dari kantor desa, kantor kecamatan maupun bangunan sekolah. Sedangkan bangunan milik masyarakat ada 40 rumah penduduk. “Ini estimasi sementara sesuai data yang masuk semalam. Kita masih menunggu data di lapangan untuk rekap kembali, apakah masih ada penambahan bangunan yang terdampak gempa kemarin,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Letkol Arh. Uun Samson Sugiarto menegaskan, dalam penanganan bencana ini bersama jajaran pemerintah dan Polres bersinergi untuk segera melakukan penanganan di lapangan. “kita maksimalkan fungsi di kewilayahan. Terus ada personil Kodim sebanyak 2 SSK, 511 satu pleton, untuk pembenahan yang lebih baik lagi,” tandas Dandim 0806. (fal/mzm)