Indeks
Hukum  

Usai Rapat Terbatas, Kasdam V/Bdj bersama Kapolda Jatim Tinjau Lokasi Banjir Bandang

Usai Rapat Terbatas, Kasdam VBdj bersama Kapolda Jatim Tinjau Lokasi Banjir Bandang
TINJAU: Kasdam V/Brw, Brigjen TNI Agus bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico saat tinjau lokasi terjadi banjir bandang.

Kota Malang, Memox.co.id – Pasca bencana banjir bandang yang menimpa Kota Wisata Batu pada Kamis sore kemarin tepatnya di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Forkopimda Jatim langsung mengelar rapat terbatas di Ruang Rupatama Lantai V Jl. Panglima Sudirman No. 507 Balai Kota Among Tani Batu, Jumat (05/11/2021).

Rapat terbatas dipimpin Kapolda Jatim, Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Kasdam V/Brw, Brigjen TNI Agus Setiawan dan Kasrem 083/Bdj, Letkol Inf Akhmad Juni Toa mewakili Danrem 083/Bdj, Kol Inf Irwan Subekti yang sedang melaksanakan dinas luar.

Dalam releasenya Kapenrem 083/Bdj menyampaikan, Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan usai mengikuti rapat terbatas bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta langsung meninjau daerah terdampak bencana. Dalam kesempatan tersebut Brigjen Agus juga mengatakan, TNI sendiri dalam hal ini Kodam V/Brw telah menerjunkan pasukannya mulai tadi malam.

Baca juga: Prajurit Korem 083/Bdj Bantu Cari Korban Banjir Bandang Bumiaji

Yakni 1 SSK (40 orang) pers Kodim 0818/Kab. Malang-Batu, 2 SSK personel Yonif 527/BY, 1 Tim Keslap Denkesyah Malang, 1 SSK Zipur 5/ABW, 1 SSK Divisi 2/Kostrad, 1 SSK gab Pusdik arhanud dan Poltekad serta ada dari Lanal dan Brimob.

“Mereka sejak kemarin saling bahu-membahu mencari korban yang belum diketemukan, dan tadi kita datang langsung ke daerah bencana yang ada di Desa Bulu Kerto. TNI bersama unsur terkait terus melakukan pencarian dan pembersihan sisa-sisa material yang ada sebagai akibat dari dampak banjir bandang,” ungkapnya.

DAPUR: Kasdam V/Brw, Brigjen TNI Agus saat meninjau dapur umum untuk korban banjir bandang.

Kapenrem juga menjelaskan, dalam masa tanggap darurat seperti saat ini perlu segera untuk mendirikan posko terpadu untuk memudahkan komando dan pengendalian.

“Pada kesempatan ini kita juga mengimbau agar semua personel yang terlibat serta masyarakat disekitar daerah terdampak bencana untuk selalu waspada mengantisipasi terjadinya banjir susulan karena cuaca diatas yang tidak menentu,” imbaunya. (fik)

Exit mobile version