Usai Gunawan Pasang Baliho, Sanusi Ikut-ikutan. Siapa Yang akan Direkom?

Usai Gunawan Pasang Baliho, Sanusi Ikut-ikutan. Siapa Yang akan Direkom?
Baliho Sanusi bakal calon Bupati Malang terpasang di sejumlah titik di Kabupaten Malang. (Foto:nif)

MEMOX.CO.ID – Meski belum memasuki masa kampanye, wajah para Bakal Calon Bupati (Bacabup) Malang sudah mulai terpampang di sejumlah titik di Kabupaten Malang.

Salah satu bakal calon yang mulai terpampang adalah petahana Bupati Malang M Sanusi dan pendatang baru H Gunawan Wibisono HS. Terlihat, di sepanjang jalan Pakisaji hingga Kepanjen, puluhan baliho itu menghiasi jalan. Tak hanya di sana, di berbagai wilayah Kabupaten Malang juga terpampang.

Kendati munculnya baliho itu, ketika dikonfirmasi ke Sanusi, ia menyebut, itu merupakan perwujudan aspirasi masyarakat. Namun anehnya, tulisan di dalam baliho itu menyebut, apapun partainya, tetap Abah Sanusi Bupatinya.

Sanusi mengatakan, makna kalimat itu bukan karena Sanusi ingin mendaftar ke partai lain, melainkan, ditujukan kepada pemilih.

“Apapun partai pemilih, milihnya cuma satu Bupati Malang. Bukan mau daftar di partai lain,” ujar kader partai PDI Perjuangan itu saat dikonfirmasi Rabu (29/5/2024) kemarin.

Selain Sanusi, deretan banner hingga baliho jumbo bergambar sosok Gunawan Wibisono juga muncul di berbagai titik di wilayah Kabupaten Malang. Keduanya merupakan sama-sama kader PDI Perjuangan.

Namun, Abah Gunawan banner-nya berlogokan kepala banteng, dan khas PDI Perjuanganan. Berbeda dengan baliho Sanusi yang tanpa mencantumkan logo partai sedikitpun.

Dengan demikian, keduanya tentu sama-sama menunggu rekom. Kira-kira siapakah yang akan direkom oleh dewan pimpinan pusat (DPP) PDI Perjuanganan nanti?.

Ketika dikonfirmasi ke Sanusi, rekom tersebut saat ini masih belum ada di genggamanya. Karena itu tergantung kebijakan partai.

“Rekom nanti. Tergantung partai,” singkatannya.

Cuma, ia berharap, semua partai bisa berkoalisi dan menjadi kekuatan yang utuh dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Malang. Sama seperti Pilkada lalu yang sama-sama mengusung dirinya.

“Semoga semua partai bisa mendukung dan Kabupaten Malang bisa seperti di Kediri, calon tunggal. Nggak repot kalau calon tunggal. Kediri, Ngawi, Blitar itu kan calon tunggal. Mudah-mudahan bisa seperti itu,” tutupnya. (nif/syn)