MEMOX.CO.ID — Proses musyawarah antara masyarakat Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, dengan pihak PTPN I Regional 5 kini kembali berlangsung di lobi Kejaksaan Negeri Bondowoso. Pertemuan yang dimediasi oleh anggota DPR RI dan unsur Forkopimda ini membahas rencana pengembangan coffee development di wilayah tersebut, pada Rabu (15/10/2025).
Diskusi yang berlangsung sejak pukul 12.30 hingga 17.00 WIB tersebut belum menghasilkan kesepakatan final antara kedua belah pihak. Warga, khususnya dari Desa Sumber Rejo, tetap menyatakan keberatannya terhadap rencana relokasi lahan seluas 195 hektare yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.
Kepala Desa Sumber Rejo, Mustafa Hendra Hermawan, menyampaikan bahwa masyarakat lebih memilih mempertahankan lahan mereka dan mengusulkan konsep kerja sama tanam kopi, sebagaimana yang telah diterapkan di kawasan Perhutani.
“Kami berharap ada pola kemitraan yang memungkinkan warga tetap mengelola lahan dan PTPN tetap bisa berproduksi. Ini demi keberlanjutan ekonomi warga dan perusahaan,” ujar Mustafa.
Warga menilai lahan pengganti yang ditawarkan tidak layak, karena kondisi geografis yang curam dan berbatu. Hal ini dikhawatirkan tidak hanya menurunkan produktivitas, tetapi juga meningkatkan risiko bencana longsor.
Sementara itu, Manager Kebun Blawan PTPN I Regional 5, Bambang Trianto, menegaskan bahwa program pengembangan kopi seluas 506 hektare tetap menjadi prioritas perusahaan. Saat ini, PTPN telah membuka lahan seluas 200 hektare, dengan 125 hektare dalam tahap pelaksanaan dan sisanya masih dalam proses penyelesaian teknis.
“Prinsipnya, pengembangan kopi tetap berjalan, dengan mempertimbangkan dinamika dan kepentingan masyarakat. Kami terbuka untuk dialog lebih lanjut,”pungkasnya.
Diketahui, bahwa pertemuan ini menandai pentingnya komunikasi antara pemangku kepentingan untuk mencapai solusi bersama yang adil dan berkelanjutan. Pemerintah daerah dan DPR RI diharapkan dapat terus memfasilitasi proses ini hingga tercapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.(rif/syn)






