MEMOX.CO.ID – Timor-Leste akan menjadi tuan rumah putaran pertama perundingan perbatasan maritim dengan Indonesia pada 19-20 Agustus 2025. Pertemuan ini menandai langkah penting dalam upaya kedua negara untuk menetapkan batas maritim permanen yang adil dan sesuai dengan hukum internasional pada 18/08/2025 di Dili

Dialog Struktural untuk Penyelesaian Damai
Pertemuan di Dili akan melibatkan pejabat senior dari kedua negara dalam diskusi terstruktur guna membahas penetapan batas maritim. Perundingan formal ini merupakan kelanjutan dari serangkaian dialog informal, pertemuan penjajakan, dan pertukaran data teknis yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir.
Pemerintah Timor-Leste menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan sengketa perbatasan secara damai, sesuai dengan prinsip-prinsip Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas kawasan dan hubungan bilateral antara kedua negara.
Mengapa Perundingan Ini Penting?
Penetapan batas maritim yang jelas sangat krusial bagi kedua negara, terutama dalam hal:
- Pengelolaan sumber daya laut, termasuk perikanan dan potensi energi.
- Keamanan dan patroli perairan untuk mencegah konflik di masa depan.
- Kerja sama ekonomi dan lingkungan di zona perbatasan.
Perundingan di Dili menjadi tonggak sejarah dalam hubungan Timor-Leste dan Indonesia, mencerminkan semangat diplomasi dan penghormatan terhadap hukum internasional. (Crs)






