Selain Prof. Qomariyatus Sholihah (Fakultas Teknik), tim beranggotakan dosen lintas fakultas yakni Ir. Endra Yuafanedi Arifianto, ST. MT (Fakultas Teknik), dr. Dewi Indiastari, SpPD KPTI FINASIM (Fakultas Kedokteran), dan Edriana Pangestuti, SE., M.Si., DBA (Fakultas Ilmu Administrasi).
Usai sesi seremonial pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi secara teoritis meliputi pengenalan potensi wisata desa industri logam/pisau, pentingnya K3 industri logam, dan strategi pemasaran.
Lebih lanjut, tim melakukan observasi untuk mengetahui secara langsung proses produksi, kondisi lantai produksi, aktivitas produksi, mesin dan peralatan, bahan baku, produk jadi, limbah industri yang dihasilkan dan potensi kecelakaan kerja.
Kepala Desa Gondang Wahyono Hadi Santoso menyambut baik sinergi dan kolaborasi antara akademisi tim DM UB dengan mitra UMKM Paguyuban Laban Berkarya untuk meningkatkan potensi industri unggulan logam di Desa Gondang.
“Berdasarkan data yang kami kumpulkan terdapat sekitar 30% KK masyarakat pelaku industri logam pengrajin pisau. Artinya salah satu penggerak pertumbuhan perekonomian masyarakat Desa Gondang tergantung dari keberlangsungan industri logam ini,” ujarnya.
