Indeks

Tes Psikologi di Satpas SIM Singosari Terkesan Hanya Formalitas

MEMOX.CO.ID – Dengan adanya pelaksanaan tes Psikologi (surat izin mengemudi) SIM di Satpas SIM Singosari Kabupaten Malang hanya bersifat formalitas. Cukup membayar biaya tes uji psikologi yang telah ditetapkan selesai dan dinyatakan lulus, Senin (22/12/25).

Dari pantauan Memox.co.id Selasa (16/12/25), pelayanan yang diberikan petugas tes Psikologi di Satpas SIM Singosari Kabupaten Malang sangat simpel sekali. Setelah menunggu dan mengisi data pemohon diberikan pengarahan dan mengisi buku tes Psikologi.

Hasil tes psikologi SIM yang telah distempel lulus

Setelah mengisi bahan tes pemohon menuju meja untuk menyerah lembar isi tes Psikologi, selanjutnya di beri stempel dinyatakan lulus setelah itu membayar uang administrasi sebesar ketentuan. Tanpa adanya pengecekan hasil tes psikologi.

Perlu di ketahui untuk biaya tes Psikologi untuk SIM A dan C sebesar Rp 125 ribu rupiah. Sedangkan untuk satu pemohon SIM A dan C dikenakan biaya Rp 175 ribu rupiah.

Selain itu komponen biaya tes Psikologi SIM di Satpas SIM Singosari naik sejak Juni 2025 menjadi Rp 125.000 dari yang sebelumnya cuma Rp 50.000. Tes ini sifatnya wajib dan jadi bagian dari syarat administratif. Sangat jauh dengan biaya kesehatan yang hanya dikenakan biaya Rp 20 ribu rupiah.

Sejak Juni 2020, lulus tes psikologi adalah persyaratan utama untuk bisa mendapatkan dan memperpanjang SIM maupun proses baru.

Latar belakang ditambahkannya tes psikologi menjadi salah satu bentuk tes lain untuk seseorang layak mendapatkan SIM adalah demi menghindari mereka yang memiliki gangguan psikis atau kesehatan mental untuk tidak dikeluarkan SIM nya demi keselamatan dirinya sendiri dan pengguna jalan yang lain.

Sangat disayangkan kalau tes uji psikologi SIM ini hanya bersifat formalitas saja dalam artian kurang adanya penilaian yang ketat bagi peserta tes Psikologi SIM.

Sebagai Penanggung jawab dari PT Psikologi Merah Putih yang membuka pelayanan tes Psikologi di Satpas SIM Singosari Kabupaten Malang Evita mengatakan, kalau dalam pelaksanaan tes psikologi kita telah menjalankan prosedur yang berlaku bagi yang tidak lulus kita berikan konseling.

Untuk tiap harinya peserta tes Psikologi lulus semua apa ada yang tidak lulus, dirinya mengatakan ada juga yang tidak lulus bisa diakibatkan faktor usia dan kami suruh untuk kembali lagi.

Selain itu untuk hasil tidak lulus tes Psikologi SIM bersifat rahasia tidak boleh diketahui orang lain. Walaupun untuk dipublikasikan agar masyarakat tahu aspek apa yang mengakibatkan peserta tes Psikologi SIM tidak lulus.

Evita juga mengatakan kalau tes Psikologi SIM bisa dilakukan lewat online dan lebih mudah karena bisa dikerjakan oleh orang lain,” ujarnya.(fik).

Exit mobile version