Malang, MEMOX.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang menemukan 2 truk yang mendropping anjal (anak jalanan) dan gepeng (gelandangan atau pengemis) dari luar daerah Kota Malang. Dropping tersebut di dapati di Kawasan Jalan Semeru, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono akan melakukan pengawasan yang lebih ketat terkait dropping anjal dan gepeng dari luar daerah. Yang mana jumlah anjal dan gepeng yang di dropping ini cukup banyak. Hal ini dilakukan pada moment moment tertentu.
“Kemarin kami temukan dropping anak jalanan dan gepeng dari luar masuk kota Malang. Itu dilakukan pada tengah malam. Kami temukan di sekitar Jalan Semeru dekat Stadion Gajayana yang asalnya dari Pasuruan,”ujarnya.
Pihaknya mengatakan bahwa setiap malam jam 23.00 WIB sebelum off, teman-tan Satpol PP melakukan patroli. Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya dropping anjal dan gepeng dari luar daerah Kota Malang.
“Tidak hanya itu, kami juga melakukan pemantauan di Pintu masuk Kota Malang. Kami coba melakukan mitigasi. Apabila ada indikasi truk yang masuk yang tertutup diatasnya dan dari luar tidak ada muatannya, maka patut di curigai jika membawa orang,”tandas Heru.
Selain itu, alasan Kota Malang menjadi jujugan favorit bagi anjal dan gepeng dari luar daerah. Karena warga masyarakat mempunyai jiwa emoati yang cukup tinggi.”Memang untuk warga kota Malang sendiri banyak yang memiliki jiwa sosial terhadap orang,”katanya.
Heru menekankan agar tidak terlalu berjiwa sosial dan berempati yang tinggi kepada para pengemis. Karena jika dibiarkan akan semakin berdatangan ke Kota Malang. Terlebih akan memunculkan potensi kerawanan kejahatan, seperti pemaksaan dan lain-lain.
“Anjal dan gepeng ini jelas akan merugikan wajah Kota. Itu akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat karena merasa terganggu dan terusik. Terus ada potensi kerawanan kejahatan contohnya mobil diberet apabila tidak dikasih,”imbuhnya.(fat).






