Malang, MEMOX.CO.ID – Family Corner yang diluncurkan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Malang pada beberapa waktu lalu menunjukkan progres. Dari 10 masjid besar yang sudah beroperasi, sebagian sudah menerima konsultasi.
Hal ini seleras dengan tujuan awal diadakannya Family Corner yang bertujuan untuk menekan permasalahan keluarga seperti menekan angka penceraian, pernikahan dini, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), maupun bullying.
Ketua DMI Kabupaten Malang, Imam Sibaweh mengatakan, masjid-masjid yang sudah menerima konsultasi dari masyarakat itu diantaranya, masjid yang berada di Kecamatan Pakisaji, Pakis, kemudian Gondanglegi.
“Informasi yang masuk ke saya itu, masjid di Kecamatan Pakisaji, Pakis, dan Gondanglegi yang sudah menerima semacam pasien,” katanya Selasa (17/12/2024).
Ia menambahkan, permasalahan yang dikonsultasikan mayoritas masalah keluarga. Namun, masyarakat bebas memilih topik yang ia inginkan. Tetapi lanjut Imam, pernikahan dini adalah masalah yang paling diatensikan Bupati Malang agar bisa ditekan.
Kendati demikian, Family Corner berbasis masjid ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. “Jadi kami akan memberikan solusi kepada masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, Family Corner ini tidak hanya berjalan di 10 masjid saja. Tahun depan (2025), akan diusahakan tersebar di 33 kecamatan se-Kabupaten. Agar bisa menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan masalah pendidikan, pranikah, konsultasi perkawinan, hingga konseling keluarga.
“Rencana tahun depan Family Corner mau dikembangkan di 33 kecamatan se-Kabupaten,” pungkasnya. (nif).






