Dengan ini, mudah-mudahan pertemuan antara pihak Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, PSC 119, Jasa Raharja ini bisa menjadi sebuah langkah bagus untuk mengelola keselamatan lalulintas dan angkutan jalan di Kabupaten Malang.
Karena, lanjut pria dengan pangkat dua bunga melati emas di pundak menyebut, angka-angka ini selalu meningkat tiap tahunya. Hal inilah yang menjadi kekhawatiran bersama.
“Dampaknya cukup banyak. Bisa dari segi sosial, ekonomi juga dirasakan, tidak hanya bagi korban, tapi juga dampak Kamtibmas, dampak pembiyayan daerah juga terasaa,” katanya.
Oleh karena itu, ke depan Polres Malang memiliki target dalam menurunkan angka laka lantas. Yang penting saat ini adalah, kerja sama antara lintas sektor terus ditingkatkan untuk bagaimana saling menjaga dan mengingatkan terkait keselamatan berlalu lintas.
“Ini tugas kita semua, masyarakt juga punya peran, karena masyarakat penguna jalan juga harus menjaga keselamatan. Saya juga minta Polsek untuk penetrasi, lebih menggugah ketertiban bagaiman kita bisa mengelola di hulu dan di hilir penanganan korban kecelakaan lalulintas ini bisa kita perbaiki sehingga angka keselamatan bisa lebih baik,” tutupnya. (cw2/fik)






