Tanaman Porang Semakin Diminati Masyarakat

26
0
Asosiasi Alamtani Situbondo bekerjasama dengan Anugerah Porangkaya Indonesi gelar giat seminar bertemakan ‘Mencetak petani milyader dengan menjadikan petani cerdas dan kaya’.

Situbondo, Memox.co.id – Pasca penanaman tanaman porang oleh Bupati Situbondo, Bung Karna beberapa waktu lalu di lahan perhutani di desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, kini masyarakat kian antusias dan bersemangat menanam pohon yang dulunya dianggap parasit oleh orang.

Tanaman umbian budidaya porang semakin diminati masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang pembudidaya/petani porang Situbondo, Junaedy yang sering dipanggil Bos cilik oleh orang-orang sekitarnya.

Bertolak dari antusiasme masyarakat tersebut, Ketua Umum LMDH dan Ketua APPSI (Asosiasi Petani Porang Situbndo), Junaedie/Bos Cilik mengundang seluruh elemen masyarakat dalam sebuah seminar yang bertajuk “Mencetak Petani Milyader” yang bertempat di rumah Ketua Umum LMDH, Drs.H.Wiyono.

Dalam acara tersebut, pihak penyelenggara seminar mengundang sejumlah organisasi masyarakat, dan tokoh masyarakat.

“Alhamdulillah mas, minat dan semangat masyarakat sampai hari ini sudah kian meningkat untuk menanam tanaman porang,” ujar Hadi Wiyono, Minggu (28/3/2021).

Junaedi/bos cilik mengatakan, dalam acara seminar itu pihaknya menandatangani MoU, dan masyarakat kian banyak yang akan menanam porang.

“Saya langsung mengolah 12 hektar (Ha) lahan untuk tanam porang. Tanaman porang merupakan tanaman umbi-umbian yang cocok dengan kultur dan topografi diarea hutan desa. Hebatnya tanaman multiguna tersebut sebagai bahan baku tepung kosmetik, penjernih air, pembuat jelly, lem ramah lingkungan dan bahkan dibuat komponen pesawat, perawatannya mudah dan tidak dimakan hewan seperti tikus dan babi hutan.” urainya.

Junaedi secara pribadi sudah memulai 6 hektar sebagai langkah awal. “Kalau masyarakat di desa juga akan turut serta melakukan budidaya tanaman porang, bakal mendongkrak pendapatan petani dan pendapatan asli daerah (PAD),” pungkasnya. (her/mzm)