Bondowoso, Memox.co.id – Dengan diperpanjangnya PPKM oleh Pemerintah Pusat, dimanfaatkan oleh tokoh politik untuk memberikan gajinya pada masyarakat yang membutuhkan sesuai mekanisme yang berlaku. Namun hal itu tidak dilakukan oleh Pejabat Publik Bondowoso. Mengingat gaji pejabat merupakan bagian kecil dari pendapatannya. Yang diperlukan masyarakat adalah kepeduliannya.
Dikonfirmasi hal itu, Ketua DPRD Bondowoso. H. Ahmad Dhafir mengatakan, Ketua DPRD bersama seluruh anggotanya dan Bupati lebih kepada substansi bantuan melalui kebijakan.
“Kami bersama anggota DPRD dan Bupati mempunyai pandangan yang sama. Membantu masyarakat terdampak akibat perpanjangan PPKM merupakan suatu keharusan,” kata Dhafir, sapaannya.
Tapi, lanjut Politisi PKB ini, tehnis yang dilakukan untuk membantu masyarakat, dengan membuat dan menyetujui kebijakan sesuai kewenangannya. Pemkab Bondowoso menyepakati refocusing hingga milyaran rupiah. “Gaji pokok Bupati, Wabup, Ketua DPRD dan anggota berapa sih. Bukan berarti model seperti itu tidak penting. Namun, kebijakan pejabat lebih besar nilainya dibanding dengan gaji pokok,” terangnya.
Dhafir meminta kepada media agar mengedukasi masyarakat eksistensi Covid 19. Bahwa wabah ini benar-benar ada dan harus dihindari dengan menjalankan Protokol Kesehatan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari.
Buktinya, kata alumni PP Sidogiri Pasuruan ini, sebelum pandemi virus Corona, maksimal dalam 1 minggu hanya ada 3 pasien meninggal dunia. Penyebab terbanyak kecelakaan. “Sekarang, pasien wafat yang mau masuk rumah sakit dan yang akan keluar, antre. Ini menunjukkan bahwa Covid 19 benar adanya. Itulah mengapa pemerintah memperpanjang PPKM,” jelasnya. (sam/mzm)
