SQA Ditetapkan Jadi Tersangka Menyusul Rudy Hartoyo

14
0
Kasi Intel Kejari, Sucipto (sam)

Bondowoso, Memox.co.id – Kejari (Kejaksanaan Negeri) Kabupaten Bondowoso menetapkan satu tersangka lagi dalam kasus rasuah BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), PT Bogem (Bondowoso Gemilang).

Hal itu diungkapkan Kasi Intel Kejari Bondowoso, Sucipto, SH, MH pada Memo X di ruang kerjanya kemarin. Pejabat teras PT Bogem tersebut adalah Surya Qodrat Assiddiqi.

“Sebelumnya kami menangkap Rudi Hartoyo yang saat ini sudah diputus oleh PN (Pengadilan Negeri) Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Surabaya di Sidoarjo. Rudi adalah eks Direktur Produksi,” kata Cip, sapaannya.

Ditambahkan, dalam kasus ini, Pemkab Bondowoso dirugikan sekitar Rp 447 juta. Berikutnya, yang kami tingkatkan prosesnya dari penyelidikan menjadi penyidikan, SQA dan masih ada lagi yang mengikuti jejak SQA, masih dilakukan pendalaman.

Proses administrasi penetapan tersangka SQA, lanjutnya, dilakukan setelah perkara persidangan terdakwa Rudy Hartoyo selesai. Karena keputusan PN mutlak dijadikan rujukan. Kejari masih terus melakukan penyelidikan untuk mengembangkan kasus PT Bogem. Sudah ada nama-nama yang terlibat dan sudah menjalani beberapa pemeriksaan.

Kasus ini pertama kali mencuat ke permukaan setelah Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke PT Bogem yang bergerak di bidang jual-beli kopi. Dalam Sidak ditemukan sejumlah masalah yang merugikan BUMD. Diantaranya tentang pelaporan keuangan penyertaan modal sebesar Rp 2,9 miliar yang tidak jelas penggunaannya.

Di sisi lain, juga ditemukam pembelian kopi yang harganya sangat tinggi. Sampai akhir Desember 2019, PT Bogem stagnan. PT Bogem tidak punya kantor dan gudang penyimpanan. (sam/mzm)