“Selain itu memiliki daya struggle yang tinggi harus terus disampaikan kepada peserta didik. Perlu dicatat orientasi pendidikan saat ini adalah menumbuhkan generasi yang memiliki daya saing demi Indonesia emas tahun 2045,” tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo, Tirto Adi menegaskan pembangunan SMPN 2 Tulangan dialokasikan Rp7,2 miliar. Anggaran itu, untuk membangun sembilan Ruang Kelas Baru (RKB) dengan lahan seluas 2,2 hektar. Lahan itu, eks tanah TKD Desa Grinting, Kecamatan Tulangan. Pembangunan juga memperhatikan sarana dan prasarana ramah anak bagi penyandang disabilitas.
“Anggaran itu, untuk membangun RKB dengan rincian lima ruang kelas dan empat ruang belajar-mengajar,” katanya.
Tirto menjelaskan Tahun Ajaran 2022/2023 tahun lalu, SMPN 2 Tulangan sudah menerima siswa. Dari 170 siswa, telah disiapkan untuk mengisi 5 kelas. Namun sementara ini pembelajarannya di semester pertama dilakukan di SMPN 1 Tulangan.
“Mulai Senin anak-anak SMPN 2 Tulangan bisa menempati ruang kelasnya sendiri. Pemkab Sidoarjo akan kembali melanjutkan pembangunan SMPN 2 Tulangan. Pada tahun 2023 ini, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 6,9 miliar. Anggaran itu, digunakan untuk melanjutkan urugan lahan sekolah di sisi Timur, membangun 1 ruang inklusi, membangun 6 ruang kelas baru dan 1 ruang perpustakaan,” tandasnya. (par/wan)
