Beranda TRIBRATA Sisir Wilayah Kecamatan Dau, Tim Dokpol Polres Malang Temukan 23 Warga Reaktif

Sisir Wilayah Kecamatan Dau, Tim Dokpol Polres Malang Temukan 23 Warga Reaktif

67
0
RAPID TEST: Petugas tim gugus tugas penanganan Covid-19 saat melaksanakan rapid test kepada pengunjung salah satu kafe.

Patroli Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 Polres Malang

Malang, Memox.co.id – Jajaran kepolisian Polres Malang bersama dengan Forpimda Kabupaten Malang dan Muspida Kecamatan Dau laksanakan patroli dan razia penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 di wilayah Kecamatan Dau Kabupaten Malang, Sabtu malam (18/07/2020).

Kegiatan yang dipimpin Kapolres Malang AKBP Hendri Umar S.I.K MH diikuti Kasdim 0818 Kab Malang-Batu Mayor Inf Teguh Prastowo mewakili Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad serta beberapa perwira jajaran Polres Malang seperti Kasat Reskrim AKP Andaru dan Kasat Lantas AKP Diyana.

DIALOG: Kapolres Malang AKBP Hendri saat berdialog dengan masyarakat pengunjung disalah satu kafe saat gelar patroli dan razia penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19.

Razia yang digelar Polres Malang bersama rekan dari TNI AD Kodim 0818 Kab Malang-Batu, Denpom V/ Brawijaya Dinkes Kabupaten Malang serta  Ormas Pemuda. Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan masyarakat guna pencegahan penyebaran Virus Corona di wilayah Kecamatan Dau.

Dalam penindakannya, puluhan masyarakat yang kedapatan tidak menerapkan protokol Covid-19 seperti tidak memakai masker langsung dilakukan tindakan tegas menjelang masa adaptasi kebiasaan baru guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Dalam pelaksanaannya petugas juga melaksanakan rapid test kepada pengunjung Kafe yang tidak memakai masker maupun menjaga jarak phisik oleh tim medis Covid-19 Polres Malang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

IKUT: Kanit Regident Iptu Yudhi bersama Kasat Reskrim AKP Andaru saat mengikuti giat patroli dan razia penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19.

Setelah dilakukan rapid test terhadap 60 pengunjung Kafe secara ajak oleh tim Dokpol Polres Malang, alhasil tercacat ada 23 pengunjung yang hasil rapid testnya reaktif. “Rapid test merupakan salah satu upaya untuk memutus penyebaran virus corona atau Covid-19. Hasil rapid test kemudian ditindaklanjuti dengan isolasi mandiri dan tes berikutnya dari Dinas Kesehatan  Kabupaten Malang,” terang Kapolres Malang AKBP Hendri.

Dikatakan juga olehnya, kegiatan razia ini akan terus kami laksanakan, ia meminta kepada para pelaku usaha tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

“Kami juga meminta kafe-kafe yang belum menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, untuk segera melengkapi persyaratan protokol kesehatan Covid-19,” harapnya. (fik)