Setelah Direnovasi Bupati Mojokerto Harapkan PMI Meningkatkan Pelayanan

CEK: Bupati Mojokerto Ikfina saat cek langsung kondisi gedung PMI yang telah direnovasi

MEMOX.CO.ID – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berharap, setelah dilakukan renovasi gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, kedepannya PMI Kabupaten Mojokerto bisa lebih meningkatkan pelayanan dan profesionalitas kepada masyarakat, Senin (15/01/2024)

Hal tersebut, disampaikannya saat menghadiri syukuran renovasi markas PMI Kabupaten Mojokerto, Jl. Raya Gayaman No.89, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

“Tentu kita berharap bahwa profesionalitas dari teman-teman PMI Ini juga masih dijaga dan ditingkatkan, karena bagaimanapun meskipun hibah tetap pertanggungjawabannya harus betul-betul disertai dengan integritas dan profesional.

Kemudian pelayanan dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Mojokerto tidak hanya pelayanan yang memberikan kepuasan terhadap masyarakat tetapi juga bisa dipertanggungjawabkan secara akuntansi,” jelasnya.

Bupati Ikfina juga berkesempatan mengecek langsung kondisi gedung yang telah direnovasi dengan total anggaran sedikitnya Rp. 1 miliar tersebut.

Selain itu, orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto juga menilai, bahwa PMI merupakan bagian dari pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait kebencanaan, kecelakaan, dan ketersediaan darah. sehingga PMI menjadi sektor yang sangat penting ditengah masyarakat.

“Disisi yang lain PMI Kabupaten Mojokerto termasuk PMI yang eksis dalam memberikan bantuan pertolongan manakala dibutuhkan. Kejadian-kejadian di masyarakat kita, tentunya pelayanan ini yang menjadi bagian dari tugas pemerintah yang dilaksanakan oleh PMI tentu harus mendapatkan dukungan penuh,” bebernya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Mojokerto yang sekaligus merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko mengungkapkan, bahwa dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, PMI telah mengajukan corporate social responsibility (CSR) kepada bank BNI terkait mobil ambulans.

“Kami mengajukan ke BNI kemarin ketemu dengan Pak Eko dan beliau juga menyanggupi, tapi untuk realisasinya juga masih menunggu,” jelasnya. (tin)